Ikuti Kami
kabarmalam.com

Gaya Parenting Ari Wibowo: Membangun Kedekatan Tanpa Kekangan dengan Sang Putra

Darman | kabarmalam.com
Rabu, 24 Jun 2026 21:34 WIB
Gaya Parenting Ari Wibowo: Membangun Kedekatan Tanpa Kekangan dengan Sang Putra

Kabarmalam.com — Menjaga keharmonisan hubungan antara ayah dan anak laki-laki yang mulai beranjak dewasa bukanlah perkara mudah bagi sebagian orang. Namun, bagi aktor senior Ari Wibowo, kunci utamanya terletak pada keterbukaan dan memposisikan diri bukan sekadar sebagai figur orang tua yang kaku, melainkan sebagai sahabat terbaik bagi sang anak.

Belakangan ini, interaksi hangat antara Ari dan putranya, Kenzo Wibowo, sukses mencuri perhatian publik. Keduanya kerap tampil kompak dalam berbagai unggahan di media sosial, mulai dari konten kocak bertema perbedaan generasi hingga aktivitas sehari-hari yang penuh canda. Kekompakan ini membuat banyak warganet iri dan menjadikannya sebagai teladan hubungan ideal antara ayah dan anak.

Baca Juga  Balinale 2026: Pesta Sinema Internasional Siap Getarkan Sanur pada Juni Mendatang

Menolak Tua demi Menyelami Dunia Gen Z

Dalam sebuah kesempatan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Ari sempat berseloroh mengenai alasannya aktif membuat konten digital bersama sang putra. Ia merasa tertantang untuk menjajaki gaya hidup Generasi Z meskipun dirinya tumbuh di era yang jauh berbeda.

“Mungkin saya termasuk Gen X yang menolak tua ya. Jadi ingin coba gaya-gaya Gen Z, masih bisa apa tidak. Ya tujuannya sebenarnya untuk lucu-lucuan saja,” ungkap pria berusia 53 tahun tersebut dengan nada santai.

Filosofi Parenting: Kepercayaan di Atas Segalanya

Lebih dari sekadar konten di layar ponsel, hubungan nyata mereka di balik kamera ternyata jauh lebih mendalam. Ari mengungkapkan bahwa dirinya sangat menghindari pola asuh yang bersifat mengekang atau terlalu protektif. Ia percaya bahwa pengawasan yang berlebihan justru bisa memicu perilaku negatif atau ketidakterbukaan anak di belakang orang tua.

Baca Juga  Dilema Atalarik Syach Hadapi Putra Sulung yang Beranjak Remaja: Ada Rasa Khawatir dan Ego

Menariknya, di era digital saat ini di mana banyak orang tua menggunakan aplikasi pelacak lokasi (GPS) untuk memantau gerak-gerik buah hati, Ari justru memilih jalan yang berbeda. Ia mengaku tidak pernah terpikir untuk memantau posisi Kenzo secara digital.

“Prinsipnya harus diberikan kepercayaan. Karena kalau tidak, yang ada malah mereka melakukan hal yang aneh-aneh di belakang kita. Saya lebih memilih dia terbuka dan bercerita apa adanya daripada di depan kita terlihat tertib tapi di belakang berantakan,” tegasnya. Bagi Ari, komunikasi yang sehat lahir dari rasa percaya, bukan rasa takut atau tekanan.

Syukuri Kemudahan Fasilitas Masa Kini

Selain bicara soal kedekatan emosional, Ari juga merefleksikan perbedaan zaman yang ia lalui dengan apa yang dinikmati Kenzo saat ini. Ia merasa sangat bersyukur melihat perkembangan fasilitas pendidikan dan gaya hidup modern yang kini jauh lebih memudahkan langkah sang anak dibandingkan eranya dahulu.

Baca Juga  Bantah Tudingan Penganiayaan, Erin Trigina Serahkan Bukti CCTV 12 Titik ke Polisi

Sebagai seorang ayah, Ari merasa bahagia jika anak-anaknya bisa menikmati kenyamanan tanpa harus melewati kesulitan atau perjuangan yang sangat berat seperti yang pernah ia rasakan. Baginya, melihat anak tumbuh dengan nyaman dan bahagia adalah kebahagiaan tersendiri yang tak ternilai harganya.

Tentang Penulis
Darman
Darman