Sarwendah Siap Buka-bukaan di KPAI: Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Buah Hati
Rabu, 24 Jun 2026 07:34 WIB
Kabarmalam.com — Drama pasca-perceraian antara dua pesohor tanah air, Ruben Onsu dan Sarwendah, kini memasuki babak baru yang kian memanas. Polemik yang semula hanya berkisar pada urusan domestik, kini resmi bergeser ke ranah hukum dan perlindungan anak setelah kedua belah pihak memutuskan untuk saling lapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Menanggapi berbagai tudingan miring yang dialamatkan kepadanya, Sarwendah melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Mantan personel Cherrybelle tersebut mengaku telah mengantongi sederet bukti tandingan yang kuat untuk mematahkan klaim Ruben Onsu terkait pola pengasuhan serta isu pembatasan akses pertemuan dengan kedua putri mereka, Thalia dan Thania.
Bantahan Keras Atas Isu Penyekatan Akses
Chris Sam Siwu menyatakan bahwa segala tuduhan mengenai upaya mempersulit pertemuan maupun isu eksploitasi anak adalah hal yang tidak mendasar. Pihaknya siap memberikan klarifikasi menyeluruh di hadapan lembaga negara guna meluruskan narasi yang berkembang di publik.
“Atas laporan yang kami lakukan dan terkait laporan yang mereka layangkan, semuanya akan kami siapkan bukti-buktinya untuk memberikan penjelasan sejelas-jelasnya,” ujar Chris saat memberikan keterangan resmi pada Rabu (24/6/2026). Ia menekankan bahwa dalam sengketa hak asuh anak ini, Sarwendah tetap mengedepankan prosedur yang berlaku.
Hanya Masalah Komunikasi
Lebih lanjut, Chris memberikan pembelaan terkait tudingan bahwa kliennya sengaja menjauhkan anak-anak dari ayah kandung mereka. Menurutnya, apa yang terjadi di lapangan bukanlah sebuah larangan, melainkan adanya frekuensi komunikasi yang belum sejalan antara Sarwendah dan Ruben pasca berpisah.
“Terkait isu mempersulit RO (Ruben Onsu) ketemu anak, saya bantah keras. Bahwa tidak pernah klien kami mempersulit hal tersebut. Yang terjadi sebenarnya hanyalah komunikasi yang belum pas saja antara ibu dan bapaknya,” tegasnya. Pihak Sarwendah berharap keterlibatan KPAI dapat menjadi penengah yang objektif dalam menangani konflik keluarga ini.
Mencari Solusi Terbaik demi Masa Depan Anak
Sarwendah menyambut baik penyelesaian masalah melalui jalur lembaga resmi agar mendapatkan solusi hukum yang mengikat dan adil bagi semua pihak. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan kondisi psikologis Thalia dan Thania tetap terjaga di tengah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai orang tua mereka.
“Kami mengapresiasi penyelesaian dengan menggunakan lembaga-lembaga negara. Kami berharap, dengan adanya laporan ini di KPAI, bisa ditemukan solusi terbaik untuk semua. Terutama, demi kepentingan masa depan anak-anak,” pungkas Chris menutup pembicaraan. Kasus ini pun kini menjadi perhatian publik yang menanti bagaimana hasil rekomendasi dari KPAI terkait pengasuhan dua putri selebritas papan atas tersebut.