Langkah Berani Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan, Ungkap Sisi Lain Pernikahan dengan Ruben Onsu
Selasa, 23 Jun 2026 14:33 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah pusaran polemik pasca-perceraian yang belum sepenuhnya mereda, sosok penyanyi Sarwendah mendadak menjadi sorotan publik saat menyambangi kantor Komnas Perempuan. Kehadiran ibu dua anak ini bukan tanpa alasan; ia mencari ruang aman untuk mencurahkan kegelisahan hatinya terkait perjalanan biduk rumah tangganya yang kini telah karam bersama Ruben Onsu.
Ditemani oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah tampak tegar meski memilih untuk tetap bungkam di hadapan awak media. Fokus utama dari langkah hukum ini disinyalir berkaitan erat dengan isu hak asuh anak serta pola pengasuhan kedua putri mereka, Thalia dan Thania Putri Onsu, yang belakangan santer diperbincangkan pasca-perpisahan kedua orang tuanya.
Mencari Solusi di Tengah Ketegangan
Chris Sam Siwu menegaskan bahwa kedatangan kliennya ke lembaga negara tersebut murni merupakan upaya untuk mendapatkan perlindungan serta kepastian hukum. Sebagai seorang ibu dan perempuan, Sarwendah merasa memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan masa depan anak-anaknya tetap terlindungi dari dampak negatif perselisihan yang kian memanas.
“Kami di sini untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik. Tidak ada tendensi negatif apa pun terhadap pihak mana pun. Intinya, kami ingin menyelesaikan masalah ini secara bijak dan kepala dingin,” ujar Chris saat memberikan keterangan di kantor Komnas Perempuan pada Selasa (23/6/2026).
Kronologi Utuh dari Awal Hingga Akhir
Lebih lanjut, Chris membeberkan bahwa dalam sesi diskusi tertutup tersebut, Sarwendah telah memaparkan fakta-fakta yang selama ini tersimpan rapat. Mulai dari masa-masa awal membangun mahligai rumah tangga hingga rentetan peristiwa menyakitkan yang memicu keputusan untuk berpisah.
“Apa yang disampaikan adalah realita yang sebenarnya. Sebuah rentetan kronologis yang utuh dari titik awal pernikahan hingga akhirnya harus berakhir seperti sekarang,” tambahnya. Pihak Sarwendah menegaskan bahwa langkah ini bukan ajang untuk mencari siapa yang paling benar atau salah, melainkan hak konstitusional bagi seorang perempuan yang ingin memperjuangkan ketenangan hidup dan keadilan bagi keluarganya.
Meski detail pembicaraan tetap dirahasiakan demi menjaga privasi dan masa depan anak-anak, tindakan Sarwendah ini menjadi sinyal kuat bahwa ia ingin menuntaskan segala urusan dengan cara yang bermartabat melalui jalur yang tepat. Publik kini menanti bagaimana langkah perlindungan hukum ini akan memberikan dampak pada proses pengasuhan kedua buah hatinya di masa mendatang.