Ikuti Kami
kabarmalam.com

Klarifikasi Raffi Ahmad Terkait Kasus Bea Cukai: Tegaskan Hanya Basa-Basi Saat Berada di Amerika Serikat

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 11 Jun 2026 15:04 WIB
Klarifikasi Raffi Ahmad Terkait Kasus Bea Cukai: Tegaskan Hanya Basa-Basi Saat Berada di Amerika Serikat

Kabarmalam.com — Nama Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan hangat, namun kali ini bukan soal proyek hiburan terbarunya. Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut secara tegas membantah segala tudingan yang mengaitkan dirinya dalam pusaran kasus dugaan suap impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Raffi membeberkan kronologi awal bagaimana namanya bisa terseret dalam perkara yang melibatkan PT Blueray tersebut. Suami dari Nagita Slavina ini menjelaskan bahwa semua bermula dari sebuah pertemuan singkat yang tidak disengaja saat dirinya sedang berada di Amerika Serikat.

Pertemuan Tak Sengaja Setelah Event Maraton

Raffi menceritakan bahwa saat itu dirinya tengah mengikuti ajang maraton bersama rekan-rekan sesama artis di Negeri Paman Sam. Usai kegiatan tersebut, mereka menyempatkan diri untuk menyantap hidangan di Awang Kitchen, sebuah restoran yang populer di kalangan warga Indonesia yang tinggal di sana.

Baca Juga  Trump Beri Sinyal Damai: Kesepakatan Akhiri Perang AS-Iran Kini di Depan Mata

“Setelah acara selesai, seperti yang bisa dilihat di dokumentasi vlog atau foto-foto saya, banyak sekali teman-teman Indonesia yang mengajak berfoto. Saat saya keluar dari restoran tersebut, tak jauh dari sana ada sebuah toko bernama Blueray,” ujar Raffi Ahmad dalam penjelasannya kepada media.

Sebagai sosok yang ramah, Raffi mengaku tidak menaruh curiga ketika beberapa pegawai dari PT Blueray menghampirinya untuk berfoto bersama. Baginya, momen tersebut hanyalah interaksi biasa antara penggemar dan idola.

Tawaran Jasa Pengiriman dan Penolakan Raffi

Di sela-sela momen foto bersama itulah, perkenalan singkat terjadi. Raffi menyebutkan bahwa pihak tersebut menawarkan jasa pengiriman barang dari Amerika ke Indonesia, mulai dari gadget terbaru hingga barang elektronik lainnya. Namun, Raffi menegaskan bahwa respon yang ia berikan hanyalah bentuk kesopanan atau basa-basi semata.

Baca Juga  Lelang Bersejarah: Minyak Mentah Kapal Iran MT Arman Laku Rp 900 Miliar, Diborong Pertamina

“Mereka bilang perusahaan mereka bisa mengirimkan apa saja, seperti laptop atau iPhone terbaru. Saya hanya merespon seadanya karena tidak enak untuk langsung menolak secara kasar. Tapi saya pastikan, saya tidak pernah menggunakan jasa mereka,” tegasnya.

Bahkan, Raffi mengungkapkan bahwa pihak tersebut sempat menghubunginya kembali melalui pesan singkat dan menawarkan layanan secara cuma-cuma alias gratis. Raffi dengan tegas menolak tawaran tersebut karena merasa tidak memerlukan bantuan pengiriman barang apa pun saat itu.

Penyebutan Nama di Persidangan dan Respon KPK

Persoalan ini mencuat ke permukaan setelah nama Raffi Ahmad disebut dalam persidangan dengan terdakwa John Field, pimpinan Blueray Cargo Group. Dalam sidang tersebut, Jaksa KPK menggali keterangan dari saksi mengenai adanya permintaan pengiriman barang-barang mewah dari Amerika Serikat.

Baca Juga  Kawal Program Makan Bergizi Gratis, KPK Beri Catatan Serius untuk Tata Kelola BGN: Anggaran Jumbo, Risiko Korupsi Tinggi

Menanggapi fakta persidangan tersebut, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan mempelajari setiap detail informasi yang muncul. Tidak menutup kemungkinan, jika diperlukan untuk kebutuhan penyidikan, pihak-pihak terkait yang namanya muncul akan dimintai keterangan lebih lanjut.

Hingga saat ini, Raffi Ahmad tetap pada posisinya bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki hubungan bisnis maupun keterlibatan dalam praktik ilegal yang dituduhkan. Baginya, kejadian ini adalah risiko dari profilnya sebagai publik figur yang sering bertemu dengan banyak orang di berbagai tempat.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul