Ikuti Kami
kabarmalam.com

Resmi Dilantik, Ini Alasan di Balik Penunjukan Nanik Sudaryati Deyang Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

Wahid | kabarmalam.com
Senin, 08 Jun 2026 08:34 WIB
Resmi Dilantik, Ini Alasan di Balik Penunjukan Nanik Sudaryati Deyang Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru

Kabarmalam.com — Istana Kepresidenan kembali menjadi saksi bisu perombakan strategis dalam jajaran pemerintahan. Tepat pada Senin (8/6/2026), Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai nakhoda baru di Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan ini bukan sekadar pergantian posisi rutin, melainkan sebuah langkah korektif di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan gizi negara.

Nanik Sudaryati Deyang hadir menggantikan posisi Dadan Hindayana yang resmi dicopot dari jabatannya. Langkah berani Presiden Prabowo ini tentu memicu pertanyaan publik mengenai apa yang menjadi pertimbangan utama di balik terpilihnya Nanik. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memberikan penjelasan mendalam terkait alasan di balik restu kepresidenan tersebut.

Karakter Tegas dan Disiplin Jadi Kunci Utusan Presiden

Menurut Prasetyo Hadi, karakter Nanik yang dikenal sangat disiplin dan teguh dalam memegang prinsip manajemen menjadi nilai tawar utama. Pemerintah membutuhkan sosok yang tidak hanya kompeten secara administratif, tetapi juga berani dalam mengawasi jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional.

Baca Juga  Skandal Korupsi Badan Gizi Nasional: Kejagung Resmi Tahan Dua Eks Wakil Kepala Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung

“Kedisiplinan dalam menjalankan roda organisasi di Badan Gizi Nasional adalah harga mati. Beliau dinilai sangat teliti dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat sebagai penerima manfaat,” ungkap Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan.

Evaluasi berkala yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa selama ini Nanik konsisten menunjukkan sikap yang tidak kenal kompromi terhadap standar operasional prosedur. Dalam istilah yang digunakan Prasetyo, Nanik adalah sosok yang sangat strict atau tegas dalam hal monitoring dan evaluasi lapangan.

Misi Pembersihan dan Konsolidasi Internal

Pelantikan Nanik Sudaryati Deyang tidak dilakukan sendirian. Bersamanya, dua figur penting lainnya, yakni Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari, juga diambil sumpahnya untuk menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Formasi baru ini diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik dan memperbaiki tata kelola lembaga yang belakangan diterpa isu miring.

Baca Juga  Janji Prabowo dari Ujung Utara: Renovasi Total Puskesmas Miangas yang Tak Tersentuh Sejak Era Soeharto

Sebagaimana diketahui, pergantian kepemimpinan ini terjadi pasca pencopotan Dadan Hindayana beserta dua pimpinan BGN sebelumnya. Kabar mengejutkan datang sehari setelah pemecatan tersebut, di mana ketiganya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung atas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program gizi.

“Dengan rekam jejak dan ketegasan yang dimiliki pimpinan baru ini, Presiden meminta agar segera dilakukan pembenahan total di tubuh BGN. Kita ingin program pemenuhan gizi rakyat berjalan tanpa celah penyimpangan,” tambah Prasetyo.

Landasan Hukum dan Langkah Ke Depan

Secara administratif, masa tugas pimpinan baru ini sebenarnya sudah dimulai sejak Keputusan Presiden (Keppres) diterbitkan beberapa hari lalu. Namun, seremoni pelantikan baru dilakukan hari ini untuk memberikan ruang bagi mereka melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu.

Baca Juga  Polemik Susu Sekolah MBG: Mengapa Kandungan Susu Segar Hanya 50 Persen dan Muncul di Minimarket?

Kini, publik menaruh harapan besar pada pundak Nanik dan timnya. Tantangan ke depan bukan hanya soal distribusi kualitas makanan yang bergizi, tetapi juga bagaimana menjaga integritas lembaga agar tetap bersih dari praktik-praktik yang merugikan negara. Penunjukan Nanik diharapkan menjadi babak baru bagi Badan Gizi Nasional yang lebih transparan dan akuntabel.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid