Mencekam! Mobil Hangus Terbakar di Tanah Sareal Bogor, Api Diduga Muncul dari Bawah Jok
Sabtu, 06 Jun 2026 19:05 WIB
Kabarmalam.com — Ruas Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, mendadak mencekam pada Sabtu (6/6/2026) sore. Sebuah insiden kebakaran mobil dilaporkan menghanguskan satu unit kendaraan pribadi yang tengah melintas, memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini bermula saat kendaraan tersebut baru saja keluar dari gerbang Tol Yasmin dan tengah melaju menuju arah Ciampea dari Jakarta. Namun, perjalanan yang semula tenang berubah menjadi petaka ketika kepulan asap dan api mulai terlihat dari dalam kabin.
Kronologi Api Muncul dari Interior
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, api pertama kali terdeteksi berada di bawah tempat duduk penumpang bagian depan. Titik api yang tidak terduga ini membuat pengemudi terkejut dan segera menghentikan kendaraannya.
“Awal mula terjadinya kebakaran menurut keterangan pemilik kendaraan, api pertama kali diketahui muncul dari bagian bawah jok depan mobil,” ujar Ade saat dikonfirmasi mengenai kronologi peristiwa Bogor tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya percikan api di area sensitif tersebut masih menjadi misteri, karena pengemudi sendiri mengaku tidak menyadari adanya gangguan teknis sebelumnya.
Respons Cepat Tim Pemadam Kebakaran
Pihak Damkar Kota Bogor yang menerima laporan pada pukul 16.20 WIB langsung bergerak sigap menuju lokasi. Berbekal koordinasi yang cepat, petugas tiba di titik kebakaran sekitar pukul 16.26 WIB, tepat sebelas menit setelah insiden pertama kali dilaporkan terjadi.
“Waktu tiba di lokasi pukul 16.26 dan situasi segera aman terkendali. Proses pemadaman sendiri berlangsung sangat efektif, hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk memastikan si jago merah benar-benar padam,” tambah Ade.
Kerugian Materiil dan Penyelamatan Diri
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengemudi berhasil keluar dari mobil tepat waktu sebelum api membesar dan melahap bagian utama kendaraan. Meski nyawa terselamatkan, dampak kerugian ekonomi yang diderita korban cukup signifikan.
“Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 200 juta. Terkait sumber api atau penyebab spesifiknya, saat ini masih belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya. Kejadian ini sempat menyita perhatian para pengguna jalan lainnya dan menjadi pengingat pentingnya pengecekan berkala pada sistem kelistrikan maupun komponen interior kendaraan guna menghindari risiko serupa.