Ikuti Kami
kabarmalam.com

Bukan Paksaan, Pihak Sarwendah Tegaskan Nafkah Rp200 Juta Adalah Kesepakatan Bersama dengan Ruben Onsu

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 05 Jun 2026 19:04 WIB
Bukan Paksaan, Pihak Sarwendah Tegaskan Nafkah Rp200 Juta Adalah Kesepakatan Bersama dengan Ruben Onsu

Kabarmalam.com — Badai perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah memang telah mereda di meja hijau, namun riak-riak mengenai urusan finansial pasca-perpisahan justru kian kencang berembus. Salah satu yang menjadi sorotan tajam publik adalah angka nafkah bulanan yang menyentuh angka fantastis, yakni Rp200 juta. Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, pihak Sarwendah akhirnya angkat bicara untuk meluruskan duduk perkara yang sebenarnya.

Bukan Tuntutan Sepihak, Melainkan Angka Realistis

Chris Sam Siwu, selaku kuasa hukum Sarwendah, memberikan klarifikasi tegas terkait nominal tersebut. Ia menekankan bahwa angka Rp200 juta bukanlah sebuah paksaan atau tuntutan egois dari kliennya. Sebaliknya, angka tersebut lahir dari kesepakatan tertulis yang telah disetujui dan ditandatangani secara sadar oleh kedua belah pihak sebelum ketuk palu pengadilan.

Baca Juga  Skandal 'Whip Pink' Lingkaran YouTuber RA: Asisten Pribadi Akui Borong Puluhan Tabung Gas Tertawa

Menurut Chris, Ruben Onsu sebagai kepala rumah tangga selama bertahun-tahun tentu sangat memahami detail biaya operasional rumah serta kebutuhan anak-anaknya. Angka tersebut bukanlah hasil rekayasa, melainkan cerminan dari kebutuhan harian yang selama ini memang berjalan rutin di kediaman mereka.

“Hal itu dilakukan bukan atas permintaan Sarwendah yang memaksa. Ruben sendiri sudah sangat paham bagaimana situasi dan kebutuhan rumah tangga selama ini. Ini adalah kesepakatan yang ditandatangani langsung dan disadari penuh oleh pihak RO (Ruben Onsu),” ungkap Chris dalam sebuah wawancara virtual baru-baru ini.

Menepis Tudingan Ketergantungan Finansial

Pihak Sarwendah juga menyayangkan adanya penggiringan opini yang seolah-olah memosisikan mantan personel Cherrybelle itu sebagai sosok yang bergantung sepenuhnya pada uang mantan suami. Chris menegaskan bahwa jauh sebelum prahara perceraian ini muncul ke permukaan, Sarwendah telah membuktikan dirinya sebagai wanita yang mandiri.

Baca Juga  Drama Pertemuan Anak Memanas: Ruben Onsu Merasa 'Dikacangin', Pihak Sarwendah Beri Jawaban Menohok

“Jangan lagi ada framing bahwa klien kami ini butuh uang atau bergantung pada orang lain. Sejak awal, bahkan jauh sebelum proses cerai dimulai, Sarwendah adalah sosok wanita yang mandiri secara finansial. Ia memiliki penghasilan sendiri dari berbagai lini bisnis dan pekerjaannya di industri hiburan,” tegasnya lagi.

Kritik Terhadap Narasi Negatif Pasca-Cerai

Lebih lanjut, tim hukum Sarwendah merasa keberatan jika komitmen yang awalnya dibuat dengan dasar keikhlasan kini justru dipermasalahkan dan dijadikan bahan untuk membangun narasi negatif. Menurut mereka, sangat tidak adil jika pengeluaran yang sudah disepakati bersama kini dikeluhkan seolah-olah menjadi beban yang tidak masuk akal.

“Ketika masalah muncul, jangan kemudian dikatakan bahwa pembayaran ini besar atau pengeluarannya terlalu tinggi. Pertanyaannya kembali, siapa yang meminta? Semuanya kan sudah diatur dan disetujui dalam kesepakatan tertulis,” tambah Chris dengan nada menyayangkan.

Baca Juga  Tepis Isu Sindir Ruben Onsu, Pihak Sarwendah Akhirnya Buka Suara Soal Potongan Video Viral

Fokus pada Masa Depan Anak

Saat ini, Sarwendah memilih untuk tetap tenang dan fokus menjalankan perannya sebagai ibu. Kabarmalam.com memantau bahwa Sarwendah tetap memprioritaskan urusan pendidikan dan kesejahteraan anak-anaknya, bahkan siap menggunakan biaya pribadinya jika hak-hak dari pihak mantan suami mengalami hambatan.

Pihak kuasa hukum berharap agar kedua belah pihak dapat menghormati apa yang sudah dijanjikan dalam hitam di atas putih. Menjalankan kewajiban masing-masing tanpa harus memicu kegaduhan baru di ruang publik dianggap sebagai jalan terbaik demi kebaikan bersama, terutama bagi perkembangan mental buah hati mereka.

Tentang Penulis
Darman
Darman