Ikuti Kami
kabarmalam.com

Dilema Ayah dan Pekerjaan, Ruben Onsu Ungkap Alasan Absen di Hari Spesial Sang Buah Hati

Darman | kabarmalam.com
Sabtu, 06 Jun 2026 13:34 WIB
Dilema Ayah dan Pekerjaan, Ruben Onsu Ungkap Alasan Absen di Hari Spesial Sang Buah Hati

Kabarmalam.com — Absennya sosok ayah dalam momen istimewa buah hati sering kali mengundang tanya, tak terkecuali bagi presenter kondang Ruben Onsu. Ketidakhadiran Ruben dalam pesta perayaan ulang tahun kedua putrinya, Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu, menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Di balik senyum ceria anak-anak di hari lahir mereka, terselip sebuah narasi kekecewaan dari sang ayah yang merasa perannya seolah terpinggirkan dalam momen sakral tersebut.

Komunikasi yang Terhambat dan Rasa Kecewa

Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, terungkap bahwa alasan utama absennya presenter berusia 42 tahun tersebut bukan semata-mata karena kelelahan atau kesibukan biasa. Ruben merasa kecewa karena dirinya merasa tidak dilibatkan sejak awal dalam perencanaan momen penting tersebut. Baginya, diposisikan hanya sebagai “tamu undangan” dalam acara anak kandungnya sendiri adalah sesuatu yang sulit diterima dari sudut pandang etika komunikasi keluarga.

Baca Juga  Sarwendah Angkat Bicara: Penyesalan di Balik Video Viral dan Komitmen Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin

Persoalan ini bermula ketika undangan dikirimkan melalui pesan singkat pada hari Selasa. Namun, Ruben baru memberikan respons di pagi hari saat acara akan digelar. Hal ini bukan tanpa alasan; ia merasa ada tata krama koordinasi yang tidak berjalan semestinya antara ayah dan ibu terkait kepentingan masa depan dan kebahagiaan anak-anak mereka.

Benturan Jadwal Kerja yang Tak Terelakkan

Selain persoalan teknis komunikasi, kendala waktu menjadi tembok besar yang menghalangi kehadiran sang presenter. Pihak Ruben sangat menyayangkan pemilihan waktu perayaan yang bertepatan persis dengan komitmen pekerjaan rutinnya di layar kaca. Sebagai figur publik yang profesional, Ruben Onsu memiliki tanggung jawab untuk melakukan siaran langsung di salah satu stasiun televisi swasta setiap hari kerja.

“Sangat disayangkan, waktunya bertepatan dengan jam kerja live Ruben. Semua orang tahu bahwa dari Senin hingga Jumat di jam tersebut, Ruben harus bersiaran. Mengapa waktu perayaannya tidak didiskusikan terlebih dahulu agar bisa dicari jalan tengah yang memungkinkan semua pihak hadir?” ujar Minola Sebayang dalam sebuah sesi wawancara virtual pada Jumat (5/6/2026).

Baca Juga  Tragedi Kebakaran Rumah Anisa Rahma dan Anandito Dwis, Begini Kondisi Terkini Keluarga

Prinsip Parenting: Diskusi adalah Kunci

Lebih lanjut, Minola menekankan bahwa Ruben memegang teguh prinsip bahwa anak adalah tanggung jawab bersama, terlepas dari dinamika status perkawinan orang tuanya saat ini. Baginya, merayakan ulang tahun anak bukan sekadar pesta hura-hura, melainkan momen di mana ayah dan ibu harus duduk bersama untuk merencanakan segalanya dengan matang. Penentuan waktu dan tempat secara sepihak dianggap sebagai langkah yang kurang bijaksana dalam menjalankan pola asuh bersama.

“Yang berulang tahun adalah anak kami, bukan hanya anak salah satu pihak saja. Harusnya ada komunikasi yang sehat untuk menentukan kapan dan di mana acara diadakan, agar kedua orang tuanya bisa hadir mendampingi anak-anak di hari bahagia mereka,” tegas Minola menggambarkan keresahan kliennya.

Baca Juga  Mimpi Kemanusiaan yang Tertunda: Menelusuri Kondisi Terkini Rumah Singgah Mendiang Julia Perez

Kado Doa dan Kasih Sayang yang Tak Terputus

Meski raganya tak hadir di tengah hiruk-pikuk pesta, kasih sayang Ruben sebagai seorang ayah tidak luntur sedikit pun. Ia memastikan bahwa doa-doa terbaik telah dipanjatkan untuk Thalia dan Thania sebagai kado paling utama. Tak hanya itu, Ruben dikabarkan telah menyiapkan hadiah fisik spesial yang akan diberikan secara personal, jauh dari sorotan kamera dan keramaian pesta.

Kisah ini menjadi pengingat bagi banyak pihak tentang pentingnya menjaga ego demi kebahagiaan anak-anak. Meski kado mewah bisa dibeli, kehadiran dan keharmonisan diskusi antar orang tua tetap menjadi kado terindah yang tak ternilai harganya bagi tumbuh kembang sang buah hati dalam mencari kebahagiaan anak yang sesungguhnya.

Tentang Penulis
Darman
Darman