Jeritan Hati Nur, Mantan ART Erin Anthony: Antara Tekanan Psikis dan Gaji yang Belum Terbayar
Sabtu, 06 Jun 2026 20:34 WIB
Kabarmalam.com — Polemik yang melibatkan Nur, mantan Asisten Rumah Tangga (ART) di kediaman Erin Anthony, kini memasuki babak baru yang penuh haru sekaligus ketegangan. Nur, yang sebelumnya mengabdi di rumah mantan istri Andre Taulany tersebut, akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya secara mendadak. Namun, di balik label ‘kabur’ yang disematkan kepadanya, tersimpan cerita tentang tekanan batin yang mendalam.
Basuki, selaku kuasa hukum Nur, membeberkan bahwa keputusan kliennya untuk pergi bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, Nur sudah merasa tidak nyaman sejak dua minggu pertama ia bekerja. Rasa tidak kerasan itu muncul dari atmosfer lingkungan kerja yang membuatnya merasa tertekan secara psikologis.
Kronologi Keinginan Pulang yang Terhambat
Berdasarkan penuturan Basuki, Nur sebenarnya telah berkali-kali mengajukan permohonan untuk berhenti secara baik-baik sejak hari ke-15 ia bekerja. Namun, niat tersebut selalu terganjal oleh penolakan sang majikan yang memintanya bertahan hingga ada pengganti dari pihak yayasan.
“Teh Nur ini sebenarnya sudah tidak kuat sejak awal. Ia merasa hatinya tidak nyaman dengan situasi di rumah tersebut. Namun, pihak majikan tidak memperbolehkan ia pulang dengan dalih menunggu orang baru,” ungkap Basuki saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (5/6/2026).
Setelah menunggu hampir dua bulan tanpa kepastian, beban psikologis yang dipikul Nur mencapai puncaknya. Merasa aspirasinya tidak didengar, ia pun memilih jalan pintas untuk pergi demi menyelamatkan kesehatan mentalnya. Basuki menegaskan bahwa tindakan kliennya murni karena tekanan situasi, bukan karena pengaruh pihak luar seperti yang dituduhkan sebelumnya.
Menepis Tudingan Keterlibatan Suami
Pihak Erin Anthony sempat menyinggung bahwa suami Nur adalah dalang di balik keputusan istrinya meninggalkan pekerjaan. Menanggapi hal ini, Basuki menilai reaksi sang suami adalah hal yang manusiawi. Menurutnya, wajar jika seorang suami merasa khawatir saat mendengar keluh kesah istrinya yang merasa tidak aman di perantauan.
“Setiap orang punya versinya sendiri. Namun, faktanya adalah seorang suami pasti akan bertindak jika tahu istrinya dalam kondisi tidak baik-baik saja di rumah orang lain. Jangan serta-merta menyimpulkan itu sebagai penyebab utama,” tegasnya sembari membandingkan dengan kondisi ART di rumah pribadinya yang betah bekerja bertahun-tahun.
Persoalan Gaji dan Campur Tangan Pihak Andre Taulany
Selain masalah kenyamanan kerja, aspek hak finansial juga menjadi sorotan tajam. Meski gaji bulan April telah dilunasi, Nur mengklaim belum menerima gaji bulan Mei yang seharusnya cair pada 3 Juni 2026. Meskipun pihak Erin mengaku sudah melakukan transfer, hasil pengecekan rekening koran oleh tim hukum Nur menunjukkan hasil nihil.
Menariknya, di tengah kebuntuan ini, muncul sosok yang mengaku sebagai asisten Andre Taulany. Pihak Andre dikabarkan menghubungi suami Nur tak lama setelah salat Jumat untuk menanyakan detail nomor rekening kliennya guna menyelesaikan urusan gaji tersebut.
“Ada telepon dari seseorang yang diduga asisten Mas Andre. Katanya diperintahkan oleh Ibu E untuk segera melunasi pembayaran. Namun, karena kondisi Teh Nur saat ini masih belum stabil secara emosional, kami belum memberikan informasi rekening tersebut,” tutup Basuki. Hingga kini, kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik yang mengikuti perkembangan berita selebriti tanah air.