Mimpi Kemanusiaan yang Tertunda: Menelusuri Kondisi Terkini Rumah Singgah Mendiang Julia Perez
Rabu, 22 Apr 2026 09:34 WIB
Kabarmalam.com — Semangat kemanusiaan yang pernah dicanangkan oleh mendiang Julia Perez tampaknya masih harus menghadapi tembok besar sebelum benar-benar terwujud. Rumah singgah yang didedikasikan untuk membantu sesama pejuang sakit berat tersebut, hingga saat ini dikabarkan masih belum bisa beroperasi secara fungsional sebagaimana mestinya.
Terletak di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, bangunan yang menyimpan sejuta harapan ini sebenarnya telah dipersiapkan sejak Jupe—sapaan akrab sang artis—masih berjuang melawan penyakitnya. Namun, sejak kepergian sang bintang pada Juni 2017 silam, operasional rumah tersebut seolah terhenti dan terjebak dalam berbagai kendala teknis maupun finansial.
Tantangan Perizinan dan Kebutuhan Renovasi Besar
Adik kandung mendiang, Nia Anggia, membeberkan alasan di balik belum aktifnya fasilitas sosial tersebut. Menurutnya, ada dua faktor krusial yang membuat pihak keluarga kesulitan mewujudkan wasiat sang kakak, yakni rumitnya proses perizinan dan kebutuhan dana yang sangat besar untuk perbaikan bangunan.
“Rumah singgah itu memang baru dibuat saat Kak Jupe sedang berjuang melawan sakitnya kala itu. Sayangnya, sampai beliau tiada, rencana tersebut belum bisa kami wujudkan sepenuhnya karena kendala biaya dan perizinan yang belum tuntas,” ungkap Nia Anggia saat menjelaskan situasi terkini properti tersebut.
Lebih lanjut, Nia menjelaskan bahwa bangunan itu sebenarnya merupakan rumah peninggalan sang Ibunda yang sudah bertahun-tahun tidak ditempati. Akibat lama dikosongkan, banyak bagian rumah yang kini mengalami kerusakan serius. Kondisi ini menuntut renovasi total yang memerlukan suntikan dana tidak sedikit agar layak digunakan sebagai tempat penampungan.
Suasana Sunyi di Balik Pagar Cilangkap
Berdasarkan pengamatan tim di lokasi, rumah singgah yang berlokasi di daerah Pondok Ranggon tersebut tampak diselimuti kesunyian. Meski dari luar bangunan bercat merah muda krem itu terlihat cukup terawat dengan lampu teras yang tetap menyala, tidak ada tanda-tanda aktivitas manusia di dalamnya. Gerbang pagar berwarna hitam dengan aksen emas terlihat masih terkunci rapat dengan gembok yang menggantung.
Satu hal yang masih mencolok adalah keberadaan papan kayu bertuliskan “Rumah Singgah Julia Perez” yang terpasang di atas pintu masuk utama. Papan tersebut seolah menjadi pengingat abadi akan niat mulia Jupe untuk memberikan tempat bernaung bagi mereka yang sedang berjuang melawan kanker atau penyakit kronis lainnya.
Pihak keluarga hingga kini masih berupaya mencari jalan keluar terbaik agar amanah tersebut tidak sekadar menjadi monumen sunyi, melainkan bisa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, sesuai dengan impian Julia Perez semasa hidupnya.