Prioritas Psikologis Anak, Ruben Onsu Angkat Bicara Soal Kehadiran Buah Hatinya di Live Sarwendah
Sabtu, 13 Jun 2026 16:04 WIB
Kabarmalam.com — Dinamika pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memicu perbincangan hangat di jagat maya. Namun, kali ini isu yang mencuat bukan soal sisa-sisa asmara, melainkan batasan tegas seorang ayah dalam melindungi privasi dan kondisi mental buah hatinya.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben secara terbuka menyampaikan keberatannya terhadap keterlibatan anak-anak mereka dalam aktivitas media sosial Sarwendah bersama sosok pria yang kini dikabarkan dekat dengannya, Giorgio Antonio. Langkah ini diambil Ruben bukan tanpa alasan kuat, melainkan demi menjaga stabilitas psikologis anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Bantahan Isu Cemburu dan Gagal Move On
Munculnya keberatan dari pihak Ruben sempat memancing spekulasi liar dari netizen. Banyak yang menuding bahwa presenter kondang tersebut belum sepenuhnya “move on” atau merasa cemburu melihat kedekatan sang mantan istri dengan pasangan barunya. Tuduhan ini pun langsung ditepis dengan lugas oleh pihak kuasa hukum.
“Bukan karena Ruben cemburu, tapi ini murni karena ada keterlibatan anak-anak. Mereka dilibatkan dalam sebuah lingkungan dan aktivitas yang menurut pandangan Ruben sebagai seorang ayah, dirasa kurang tepat untuk saat ini,” ungkap Minola Sebayang dalam sesi jumpa pers yang digelar secara daring.
Fokus pada Dampak Psikologis Anak
Bagi Ruben, melihat kedua putrinya kerap muncul dalam siaran langsung (live) media sosial bersama Giorgio Antonio menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Ia menilai bahwa paparan publik yang terlalu dini dalam konteks hubungan baru orang tua dapat memberikan dampak yang kurang ideal bagi perkembangan jiwa anak-anak.
Minola menegaskan bahwa Ruben sama sekali tidak berniat mencampuri urusan pribadi atau kehidupan asmara Sarwendah. Sebaliknya, Ruben memberikan kebebasan penuh kepada mantan istrinya tersebut untuk menjalani lembaran hidup baru, asalkan anak-anak tidak terseret ke dalam pusaran konten yang dirasa tidak perlu.
“Dia melihat ini tidak ideal bagi psikologis anaknya. Jadi, mohon dipahami bahwa kapasitas Ruben di sini adalah menyatakan keberatan sebagai orang tua, bukan karena alasan personal lainnya,” tambah Minola menjelaskan posisi kliennya secara mendalam.
Pesan Tegas untuk Masa Depan Anak
Pihak Ruben berharap agar publik tidak lagi mengaitkan masalah ini dengan isu-isu sentimental yang tak berdasar. Fokus utama tetap pada kenyamanan anak-anak dalam menjalani transisi kehidupan keluarga mereka. Ruben menekankan bahwa jika aktivitas yang dilakukan bersifat positif, ia tentu tidak akan menghalangi. Namun, jika menyangkut hal-hal yang berpotensi memicu polemik atau mengganggu mental anak, ia akan tetap berdiri di barisan depan untuk memberikan proteksi.
Hingga saat ini, publik terus memantau bagaimana kedua pesohor ini menyelaraskan pola asuh mereka demi kepentingan terbaik bagi anak-anak di tengah sorotan kamera media sosial yang tak pernah padam.