Ikuti Kami
kabarmalam.com

Nyali Baja Fina Phillipe di Physical: Asia: Buktikan Tubuh Mungil Bukan Hambatan di Arena Ekstrem

Darman | kabarmalam.com
Rabu, 22 Apr 2026 11:35 WIB
Nyali Baja Fina Phillipe di Physical: Asia: Buktikan Tubuh Mungil Bukan Hambatan di Arena Ekstrem

Kabarmalam.com — Ukuran fisik seringkali menjadi standar ganda dalam dunia olahraga ekstrem, namun bagi Fina Phillipe, hal itu hanyalah angka di atas kertas. Presenter berbakat sekaligus atlet Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ) ini berhasil mematahkan stigma melalui keterlibatannya dalam ajang kompetisi fisik bergengsi yang ditayangkan di Netflix, Physical: Asia.

Membawa misi besar untuk kaum berpostur mungil, Fina ingin menunjukkan bahwa teknik dan mental juara mampu menandingi lawan dengan massa otot yang jauh lebih besar. “Walaupun badanku sekecil ini, aku bisa melawan di size mana pun. Aku ingin menguji bagaimana aku bersaing dengan atlet-atlet besar lainnya,” ungkap Fina dengan penuh keyakinan saat berbagi cerita di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju Bakal Bertabur Bintang, Ahmad Dhani Bocorkan Sosok Musisi Internasional Berinisial 'B'

Ujian Mental dan Fisik di Titik Nadir

Perjalanan di ajang Physical: Asia bukanlah sekadar ajang pamer kekuatan, melainkan ujian ketahanan manusia yang sesungguhnya. Fina menceritakan bagaimana ia harus bertahan hidup dalam kondisi ekstrem yang benar-benar menguras cadangan energi terakhirnya. Salah satu tantangan terberat yang ia hadapi adalah keharusan untuk tetap terjaga dan waspada selama 47 jam tanpa tidur.

“Kita terus mengonsumsi energy drink untuk menjaga adrenalin tetap terpacu. Itu benar-benar menguji batas maksimal mental dan fisik aku, adrenalin rush banget,” kenangnya. Kondisi tanpa istirahat ini menuntut fokus tingkat tinggi di tengah kelelahan yang luar biasa yang mungkin sulit dibayangkan oleh banyak orang.

Melawan Hipotermia demi Harga Diri

Momen paling dramatis sekaligus mencekam bagi Fina Phillipe terjadi saat babak perebutan bola di tengah cuaca musim dingin yang menusuk tulang. Ia dipaksa berendam di air es yang suhunya mampu membekukan nyali. Fina mengaku nyaris tumbang karena kondisi tubuhnya yang mulai kehilangan panas secara drastis.

Baca Juga  Bantah Isu Tamara Bleszynski Cuma Tamu, Nurah Sheivirah Ungkap Fakta Haru di Balik Pernikahan Teuku Rassya

“Aku benar-benar menggigil hebat sampai hampir mengalami hipotermia saat perjalanan menuju basecamp,” tuturnya dengan nada serius. Namun, rasa sakit dan dingin itu tidak membuatnya mundur selangkah pun. Baginya, setiap detik di arena adalah pertaruhan harga diri sebagai seorang atlet yang mewakili Indonesia.

Latihan Brutal dan Sumber Inspirasi Terkuat

Ketangguhan Fina tidak datang dari keajaiban semalam. Di balik tubuh kecilnya, tersimpan kedisiplinan yang sangat ketat. Demi mempersiapkan diri menghadapi tantangan olahraga ekstrem tersebut, ia melakoni latihan intensif sebanyak empat kali dalam sehari.

Rutinitasnya mencakup strength conditioning, kardio, hingga lari yang sudah menjadi rutinitas wajibnya. Disiplin baja inilah yang menjadi kunci mengapa ia mampu bersaing dengan kontestan lain yang memiliki postur jauh lebih intimidatif. Di akhir perjuangannya, Fina memberikan pernyataan yang sangat berkarakter saat ditanya soal inspirasi.

Baca Juga  Koleksi Busana Vidi Aldiano Kini Jadi Ladang Pahala, Disumbangkan Harry Kiss untuk Para Ustaz

Alih-alih menyebut nama besar lainnya, ia dengan tegas menjawab: “Sosok inspirasi adalah aku, aku, dan aku.” Sebuah pesan kuat bagi semua orang bahwa kepercayaan diri dan penghargaan terhadap diri sendiri adalah bahan bakar utama untuk mencapai kesuksesan di bidang apa pun.

Tentang Penulis
Darman
Darman