Ikuti Kami
kabarmalam.com

Klarifikasi Angka Rp6,7 Miliar: Tim Hukum Reza Gladys Tegaskan Bukan Gaji Pokok

Darman | kabarmalam.com
Rabu, 29 Apr 2026 18:34 WIB
Klarifikasi Angka Rp6,7 Miliar: Tim Hukum Reza Gladys Tegaskan Bukan Gaji Pokok

Kabarmalam.com — Tabir perseteruan hukum antara figur publik Nikita Mirzani dan dokter estetika Reza Gladys kini memasuki babak baru di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam suasana sidang yang penuh tensi, fokus utama beralih pada perdebatan seputar pundi-pundi rupiah yang selama ini menjadi buah bibir masyarakat.

Sidang lanjutan atas dugaan perbuatan melawan hukum tersebut baru saja merampungkan agenda pemeriksaan saksi dan bukti tambahan dari pihak tergugat. Di tengah jalannya proses hukum, tim pengacara Reza Gladys akhirnya angkat bicara demi meluruskan kabar miring yang menyebut kliennya menerima gaji fantastis sebesar Rp6,7 miliar per bulan.

Bukan Gaji, Melainkan Akumulasi Pendapatan Digital

Surya Batubara, selaku kuasa hukum Reza Gladys, memberikan penjelasan mendalam terkait angka yang sempat memicu kontroversi tersebut. Menurutnya, nominal miliaran rupiah itu bukanlah gaji tetap dari perannya di PT Glafidsya RMA Group, melainkan hasil dari kerja keras di kancah e-commerce.

Baca Juga  Merasa Dianaktirikan, Tim Hukum Nikita Mirzani Adukan Hakim PN Jaksel ke Komisi Yudisial

“Terkait status pendapatan dokter Reza, kami tegaskan sekali lagi. Kami tidak pernah menyatakan bahwa itu adalah gaji pokok senilai Rp6 miliar sekian. Itu adalah murni akumulasi penghasilan dari platform TikTok dan Shopee,” ujar Surya dengan nada tegas saat ditemui awak media di area PN Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2026).

Pentingnya Literasi Ekonomi Digital

Pihak Reza Gladys juga menyayangkan adanya salah kaprah dari pihak penggugat dalam membedakan antara gaji struktural dengan omzet atau pendapatan dari penjualan online. Dalam era yang serba canggih ini, Surya menekankan bahwa dinamika penghasilan sudah jauh bergeser dari model konvensional.

“Di zaman teknologi yang sudah sangat maju ini, seharusnya kita lebih memahami bagaimana sistem digital bekerja. Penghasilan dari marketplace bukan berarti gaji sebagai karyawan. Kami berharap semua pihak bisa lebih bijak dalam memahami data sebelum melempar opini ke publik,” tambahnya.

Baca Juga  Nirma Melati Suarakan Luka Hati Lewat Single 'Jangan Kau Sakiti Diriku' yang Menyentuh

Kasus ini terus menjadi sorotan tajam karena melibatkan nama-nama besar di industri hiburan dan bisnis skincare tanah air. Hingga kini, persidangan masih terus bergulir untuk menggali lebih dalam bukti-bukti yang diajukan oleh kedua belah pihak guna mencapai keputusan hukum yang adil.

Tentang Penulis
Darman
Darman