Kondisi Ammar Zoni Kian Memprihatinkan: Tubuh Menyusut dan Dihantui Trauma Nusakambangan
Jumat, 17 Apr 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Kabar kurang menyenangkan datang dari balik jeruji besi Lapas Narkotika Cipinang. Aktor ternama Ammar Zoni dikabarkan mengalami penurunan kondisi kesehatan yang cukup drastis menjelang sidang putusan yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Tekanan batin yang luar biasa tampak jelas dari perubahan fisiknya yang kian mengkhawatirkan.
Perubahan Fisik yang Mencolok
Aditya Zoni, adik kandung Ammar, mengungkapkan rasa prihatinnya setelah menjenguk sang kakak baru-baru ini. Ia mendapati mantan suami Irish Bella tersebut dalam kondisi pucat pasi dengan berat badan yang menurun signifikan. Menurut Aditya, beban pikiran menghadapi vonis hakim menjadi faktor utama yang merenggut selera makan dan waktu istirahat kakaknya.
“Kemarin saat dijenguk, wajahnya terlihat sangat pucat. Bang Ammar sendiri bercerita kalau dia susah makan dan kurang tidur karena terus-menerus memikirkan putusan hakim. Badannya juga terlihat jauh lebih kurus dari sebelumnya,” ujar Aditya Zoni saat memberikan keterangan di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Momok Menakutkan Bernama Nusakambangan
Di balik jeruji besi, ketakutan terbesar Ammar Zoni bukanlah sekadar masa hukuman, melainkan bayang-bayang untuk dikembalikan ke Lapas Nusakambangan. Penjara dengan pengamanan super ketat (high security) tersebut seolah menjadi trauma tersendiri bagi sang aktor yang kini tengah berjuang memulihkan mentalnya.
“Ada beban psikis yang sangat berat. Bang Ammar merasa sangat tertekan dan takut jika nanti diputuskan untuk dipindahkan kembali ke Nusakambangan. Saat ini, dia benar-benar membutuhkan dukungan moral yang kuat agar kondisi mentalnya tidak semakin terpuruk,” tambah Aditya dengan nada cemas.
Menjaga Stabilitas Mental dari Kabar Luar
Sadar akan kondisi psikologis kakaknya yang sedang berada di titik nadir, pihak keluarga mengambil langkah protektif. Aditya mengaku sengaja menyaring segala informasi yang masuk ke telinga Ammar. Berita-berita negatif dari dunia luar, termasuk perkembangan kehidupan pribadi mantan istrinya, sengaja disembunyikan demi menjaga ketenangan Ammar di dalam sel.
“Berita-berita dari luar yang berpotensi membuat mental Bang Ammar jatuh tetap saya filter. Saya hanya memberikan informasi yang positif-positif saja agar dia tetap memiliki motivasi untuk menghadapi proses hukum ini,” tegasnya.
Harapan Keluarga: Rehabilitasi, Bukan Sekadar Penjara
Pihak keluarga kini hanya bisa menggantungkan harapan pada kebijakan dan hati nurani majelis hakim. Bagi mereka, Ammar Zoni adalah seorang korban penyalahgunaan zat yang lebih membutuhkan rehabilitasi medis daripada sekadar hukuman kurungan di penjara dengan pengamanan ekstrem.
“Harapan terbesar kami sebagai keluarga adalah mudah-mudahan Bang Ammar bisa mendapatkan kesempatan rehabilitasi. Itulah yang sebenarnya dia butuhkan saat ini, bukan dikirim ke Nusakambangan karena itu bukan tempat yang tepat untuknya. Dia butuh penanganan pengobatan medis,” tutup Aditya penuh harap.