Sitha Marino Ungkap Transformasi Pandangan Hidup: Dari ‘Rich Aunty’ Menuju Pelaminan Bersama Bastian Steel
Rabu, 29 Apr 2026 13:33 WIB
Kabarmalam.com — Cinta memang memiliki cara tersendiri untuk mengubah perspektif seseorang terhadap masa depan. Hal inilah yang tengah dirasakan oleh aktris berbakat Sitha Marino. Adik kandung dari Putri Marino ini secara terbuka menceritakan bagaimana prinsip hidupnya mengalami pergeseran drastis setelah menjalin hubungan asmara dengan penyanyi Bastian Steel.
Siapa sangka, sebelum melabuhkan hati pada mantan personel Coboy Junior tersebut, Sitha sempat memiliki pandangan yang cukup skeptis terhadap institusi pernikahan. Alih-alih membayangkan momen sakral di pelaminan, Sitha justru lebih nyaman membayangkan masa tuanya sebagai sosok perempuan mandiri yang sukses secara finansial tanpa ikatan komitmen rumah tangga.
Cita-cita Menjadi ‘Rich Aunty’
Dalam sebuah kesempatan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, aktris berusia 26 tahun ini mengenang kembali masa-masa di mana ia merasa tidak membutuhkan sosok suami dalam hidupnya. Bagi Sitha kala itu, kebahagiaan cukup diraih dengan menjadi tante yang memanjakan keponakannya.
“Memang sebelum aku sama Bastian, aku tidak pernah memikirkan yang namanya pernikahan. Jadi yang ada di pikiran aku ya sudah, aku hanya ingin jadi tante dari keponakan-keponakan aku. Istilahnya ingin jadi rich aunty saja,” ungkap Sitha Marino dengan nada santai.
Kehadiran Bastian Steel yang Mengubah Segalanya
Namun, tembok idealisme yang dibangun Sitha perlahan runtuh seiring kedekatannya dengan Bastian Steel. Rasa nyaman dan kecocokan yang ia temukan pada diri pria yang akrab disapa Babas itu membuatnya mulai melihat masa depan dari sudut pandang yang berbeda. Dari yang awalnya enggan, kini Sitha mulai melihat pernikahan sebagai sesuatu yang positif.
“Terus tiba-tiba aku ketemu Bastian, akhirnya aku merasa kayak… hmm… sepertinya pernikahan tidak seburuk itu. Oke jugalah. Lama-kelamaan aku merasa pernikahan itu baik-baik saja, tidak ada masalah,” tuturnya menambahkan.
Kini, keyakinannya sudah berada di titik yang jauh lebih kuat. Sitha secara terang-terangan menyatakan kesiapannya untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius bersama Bastian. “Jadi sekarang aku mikir, ya why not? Boleh banget, bahkan sekarang aku mau banget,” selorohnya.
Enggan Terburu-buru Demi Standar Sosial
Meski keinginannya untuk membangun rumah tangga sudah bulat, Sitha Marino menegaskan bahwa ia bukan tipe orang yang ingin mengejar target hanya karena tekanan sosial. Ia sadar betul bahwa banyak teman-teman di lingkungan Bastian yang sudah lebih dulu menikah, namun hal itu tidak menjadikannya merasa harus terburu-buru.
Baginya, setiap pasangan memiliki garis waktu yang berbeda-beda dan tidak seharusnya disamaratakan dengan orang lain. Ia lebih memilih untuk menunggu momen yang paling tepat bagi dirinya dan Bastian daripada harus memaksakan keadaan karena desakan netizen atau tuntutan lingkungan.
“Menurut aku, pernikahan itu bukan sesuatu yang harus kita kejar-kejar. Setiap orang punya waktunya sendiri dan aku tidak mau memaksakan. Jadi aku akan menunggu waktuku sendiri. Nanti kalau waktunya sudah tepat, ya sudah, langsung gas saja,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.