Kisah Pilu Pria Surabaya Hadapi Kanker Ginjal Stadium 4 di Usia 35 Tahun, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Rabu, 22 Apr 2026 16:34 WIB
Kabarmalam.com — Usia 30-an sering kali dianggap sebagai masa produktif yang penuh semangat. Namun, bagi Mohammad Rizal Putra Hadi, seorang pria asal Surabaya, usia 35 tahun justru menjadi titik balik yang paling menguji ketabahan hidupnya. Tanpa peringatan yang berarti sebelumnya, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa salah satu ginjalnya harus diangkat akibat serangan kanker yang agresif.
Awal Mula Gejala yang Tak Terduga
Kisah ini bermula saat Rizal mengunggah perjuangannya melalui akun TikTok pribadinya, @rizalfuel. Dalam narasinya, Rizal menceritakan bahwa pada awalnya ia tidak merasakan keluhan kesehatan yang serius. Namun, ketenangan itu seketika sirna saat perut bagian kanannya mendadak diserang rasa sakit yang luar biasa hebat hingga menjalar ke area punggung.
“Beneran aku itu ngerasa kesakitannya, feeling ku waktu itu ya, kayak hampir pingsan, sampai aku nggak bisa ngapa-ngapain, tiduran aja,” kenang Rizal dalam video yang menarik perhatian ribuan netizen tersebut. Rasa sakit itu begitu melumpuhkan hingga untuk sekadar pergi ke kamar mandi pun, ia harus merangkak karena tidak kuat berdiri menahan mual dan nyeri.
Diagnosis yang Mengejutkan: Dari Batu Ginjal ke Kanker Ganas
Kondisi yang semakin memburuk memaksa Rizal segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Diagnosis awal dokter sempat menduga adanya batu ginjal berukuran sekitar 3 cm. Namun, karena ada keraguan pada hasil USG, Rizal memutuskan untuk mencari opini kedua di rumah sakit lain dan menjalani pemeriksaan CT scan lanjutan.
Hasil pemeriksaan mendalam tersebut bak petir di siang bolong. Massa yang awalnya dikira batu ginjal berukuran 3 cm, ternyata berkembang pesat menjadi 8 cm dalam waktu singkat. Dokter pun memastikan bahwa massa tersebut adalah kanker ginjal yang sangat aktif dan menyarankan prosedur pengangkatan ginjal kanan sesegera mungkin.
Perjuangan Melawan Sarkoma Stadium 4
Pada November 2025, Rizal menjalani operasi besar. Saat pengangkatan dilakukan, ukuran massa di ginjalnya telah mencapai 18 cm. Pemeriksaan patologi mengungkapkan kenyataan yang lebih berat: Rizal didiagnosis mengidap kanker ginjal jenis sarkoma stadium 4. Jenis ini dikenal sebagai salah satu bentuk kanker ganas yang pertumbuhannya sangat cepat.
Berdasarkan data medis, sarkoma ginjal merupakan jenis kanker langka yang menyerang jaringan ikat seperti otot, saraf, lemak, dan pembuluh darah di sekitar ginjal. Dalam kasus Rizal, sel kanker bahkan telah mengalami metastase atau penyebaran hingga ke area tulang panggul.
“Perasaan aku kena kanker ginjal, jujur sedih banget. Kayak duniaku itu bener-beneran runtuh,” ungkapnya dengan nada getir. Saat ini, fokus pengobatan Rizal bukan lagi melalui kemoterapi konvensional, melainkan dengan mengonsumsi obat target rutin bernama Votrient (Pazopanib) untuk menekan penyebaran sel kanker.
Pentingnya Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat
Perjalanan Rizal menjadi pengingat keras bagi kita semua bahwa gejala kanker ginjal sering kali samar di tahap awal. Penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap nyeri pinggang yang persisten, adanya darah dalam urine, atau rasa sakit mendadak di area perut. Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin adalah kunci utama untuk mendeteksi penyakit serius sebelum memasuki stadium lanjut.
Kini, Rizal terus berjuang dengan satu ginjal yang tersisa, sembari membagikan edukasi dan semangat kepada sesama penyintas melalui media sosialnya. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa kekuatan mental dan dukungan medis yang tepat sangat krusial dalam menghadapi ujian kesehatan yang berat.