Ikuti Kami
kabarmalam.com

Waspada El Nino ‘Godzilla’ Mengintai RI: Ancaman Suhu Ekstrem dan Dampak Serius bagi Kesehatan

Wahid | kabarmalam.com
Sabtu, 11 Apr 2026 17:15 WIB
Waspada El Nino 'Godzilla' Mengintai RI: Ancaman Suhu Ekstrem dan Dampak Serius bagi Kesehatan

Kabarmalam.com — Bayang-bayang fenomena iklim ekstrem kini kembali menghantui wilayah tropis, termasuk Indonesia. Istilah El Nino ‘Godzilla’ mendadak menjadi perbincangan hangat seiring dengan prediksi kembalinya pola cuaca yang mampu memicu lonjakan suhu permukaan laut secara signifikan. Fenomena ini bukan sekadar perubahan musim biasa, melainkan ancaman nyata yang dapat mengganggu tatanan kehidupan dan kesehatan masyarakat secara luas.

Menguak Istilah ‘Godzilla’ di Balik Fenomena Alam

Meskipun terdengar seperti judul film fiksi ilmiah, istilah El Nino ‘Godzilla’ sebenarnya lahir dari ruang diskusi para ahli klimatologi. Nama ini pertama kali dicetuskan oleh Bill Patzert, seorang pakar dari NASA pada tahun 2015, untuk menggambarkan intensitas El Nino yang sangat kuat dan menghancurkan. Di dunia sains, kategori resmi El Nino biasanya terbagi menjadi lemah, moderat, kuat, hingga sangat kuat.

Baca Juga  Fenomena Jabodetabek 'Membara': Benarkah Dampak El Nino Godzilla atau Sekadar Pancaroba?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa penyematan nama ‘Godzilla’ merujuk pada peristiwa dengan dampak luar biasa, seperti yang pernah dialami Indonesia pada tahun 1997 dan 2015. Meski secara formal istilah ini tidak masuk dalam nomenklatur ilmiah internasional, pesan yang dibawa tetap sama: kewaspadaan tingkat tinggi terhadap perubahan iklim yang drastis.

Prediksi BMKG dan Potensi Musim Kemarau Panjang

Indra Gustari, selaku Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, mengungkapkan bahwa probabilitas kemunculan El Nino kategori sangat kuat di tahun 2026 memang masih di bawah angka 20 persen berdasarkan data terbaru. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut bukan alasan bagi masyarakat untuk lengah.

“Musim kemarau tahun ini diprediksi akan menyapa lebih awal dengan durasi yang jauh lebih panjang dari biasanya. Kita harus tetap siaga karena pola cuaca bisa berubah sewaktu-waktu,” jelas Indra dalam keterangan resminya. Kondisi ini diperparah dengan adanya potensi fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif, yang menurut prediksi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), akan membuat curah hujan semakin langka. Awan-awan hujan seolah enggan singgah di wilayah Indonesia dan lebih memilih terkonsentrasi di Samudra Pasifik, meninggalkan kita dengan paparan panas yang menyengat.

Baca Juga  Kisah Shenina Cinnamon Berjuang Lawan Hyperemesis Gravidarum: Saat Kehamilan Menjadi Ujian Fisik yang Berat

Dampak Panas Ekstrem Terhadap Ketahanan Tubuh

Suhu udara yang melonjak tajam bukan hanya soal rasa tidak nyaman, tetapi juga ancaman bagi organ vital manusia. Mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan suhu panas ekstrem dapat melampaui batas kemampuan tubuh untuk mendinginkan diri melalui proses metabolisme alami.

Beberapa risiko kesehatan serius yang patut diwaspadai antara lain:

  • Kelelahan Akibat Panas (Heat Exhaustion): Kondisi tubuh yang melemah akibat kehilangan banyak cairan dan elektrolit.
  • Heatstroke: Kegagalan sistem pengaturan suhu tubuh yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
  • Tekanan Jantung dan Ginjal: Beban kerja organ dalam akan meningkat drastis saat tubuh berusaha keras membuang panas berlebih.
  • Eksaserbasi Penyakit Kronis: Penderita diabetes, gangguan pernapasan, dan masalah kardiovaskular sangat rentan mengalami perburukan kondisi saat cuaca panas.
Baca Juga  Jangan Sembarang Sruput, Pakar Ungkap Alasan Kopi Tak Disarankan Saat Sore dan Malam Hari

Kabarmalam.com mengingatkan bahwa intervensi cepat sangat diperlukan ketika peringatan cuaca panas dikeluarkan. Mengonsumsi air mineral yang cukup, mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan pada siang hari, serta menggunakan pakaian yang menyerap keringat adalah langkah preventif sederhana namun sangat krusial di tengah ancaman cuaca ekstrem yang sedang mengintai tanah air.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid