Rahasia Kelam Anne Hathaway: Berjuang Melawan Katarak Dini Selama Satu Dekade
Sabtu, 13 Jun 2026 14:34 WIB
Kabarmalam.com — Di balik pesona gemerlap karpet merah dan kesuksesan di layar lebar, aktris peraih Academy Award, Anne Hathaway, ternyata menyimpan sebuah narasi perjuangan kesehatan yang cukup mengejutkan. Bintang film The Devil Wears Prada ini baru-baru ini membuat pengakuan jujur mengenai kondisi katarak dini yang sempat merenggut kualitas hidupnya selama bertahun-tahun.
Siapa sangka, di saat kariernya sedang memuncak pada rentang usia 30 hingga 40 tahun, Hathaway harus bergelut dengan gangguan penglihatan yang parah. Ia mengungkapkan bahwa mata kirinya sempat berada dalam kondisi nyaris buta total atau secara medis disebut sebagai legally blind selama sepuluh tahun penuh.
Satu Dekade dalam Kekeruhan Pandangan
Dalam sebuah sesi wawancara intim di acara Popcast New York Times, Hathaway membagikan betapa beratnya beban visual yang ia pikul secara diam-diam. “Saya buta setengah selama 10 tahun, tepatnya di usia 30 sampai 40 tahun,” ungkapnya. Kondisi katarak dini tersebut diakui sangat memengaruhi persepsinya terhadap dunia di sekitarnya.
Hathaway akhirnya memutuskan untuk menjalani prosedur operasi setelah merasa dampak katarak tersebut sudah tidak tertahankan lagi. Menariknya, ia mengaku sangat terkejut dengan hasil pasca-operasi. Aktris cantik ini baru menyadari betapa buruknya kualitas pandangannya selama satu dekade terakhir setelah melihat dunia kembali dengan jernih dan tajam.
Mitos Penyakit Lansia yang Mulai Bergeser
Kasus yang dialami Anne Hathaway menjadi pengingat penting bahwa gangguan kesehatan mata tidak melulu berkaitan dengan faktor usia senja. Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, katarak memang umumnya menyerang sekitar 17,2 persen orang dewasa di atas usia 40 tahun. Namun, fenomena early onset cataract atau katarak dini kini semakin sering ditemukan pada kelompok usia produktif.
Dr. Ashley Brissette, seorang spesialis mata dan ahli bedah katarak di New York City, menjelaskan bahwa pembentukan katarak pada usia muda bisa dipicu oleh berbagai faktor kompleks. Kepada Healthline, ia memaparkan bahwa faktor genetika, kondisi medis tertentu, paparan lingkungan, hingga efek samping dari pengobatan jangka panjang dapat menjadi pemicu utamanya.
Kenali Gejala Sebelum Terlambat
Seringkali, gejala awal katarak pada orang muda muncul secara samar dan kerap diabaikan karena dianggap sebagai kelelahan mata biasa. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda gangguan penglihatan ini sejak dini agar tidak berujung pada komplikasi yang lebih serius.
Beberapa gejala kunci yang perlu diwaspadai antara lain:
- Pandangan yang mulai terasa berkabut, buram, atau seperti terhalang asap.
- Mata menjadi jauh lebih sensitif terhadap cahaya, baik sinar matahari maupun lampu kendaraan.
- Penurunan kemampuan melihat secara signifikan pada malam hari.
- Warna-warna di sekitar tampak mulai memudar, kusam, atau cenderung menguning.
- Kebutuhan cahaya yang jauh lebih terang untuk melakukan aktivitas sederhana seperti membaca.
Kisah Anne Hathaway menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan kesehatan mata sangatlah krusial. Katarak yang tidak tertangani bukan hanya mengganggu penglihatan, tetapi juga berpotensi membatasi mobilitas, menurunkan kemandirian, hingga meningkatkan risiko kecelakaan fisik dalam aktivitas sehari-hari.