Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Ledakan Kapal Aceh Hebat 2: 15 Korban Luka Bakar, Mayoritas Mahasiswa Pelayaran

Husnul | kabarmalam.com
Jumat, 12 Jun 2026 17:04 WIB
Tragedi Ledakan Kapal Aceh Hebat 2: 15 Korban Luka Bakar, Mayoritas Mahasiswa Pelayaran

Kabarmalam.com — Suasana siang di Pelabuhan Ulee Lheue yang biasanya rutin dengan aktivitas penyeberangan seketika berubah mencekam. Sebuah ledakan keras mengguncang kamar mesin Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 2 yang tengah bersandar pada Jumat (12/6/2026). Insiden memilukan ini mengakibatkan belasan orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar yang cukup serius.

Berdasarkan laporan terkini, total korban dalam musibah ini mencapai 15 orang. Mirisnya, 14 di antara korban tersebut merupakan mahasiswa dari Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh Besar yang diduga tengah melakukan kegiatan praktik atau peninjauan di atas kapal. Sementara itu, satu korban lainnya diidentifikasi sebagai Kepala Kamar Mesin (KKM) dari pihak ASDP.

Baca Juga  Panduan Lengkap Pembagian Daging Kurban: Etika, Ketentuan Syariat, dan Hak Penerima

Detik-Detik Evakuasi di Pelabuhan Ulee Lheue

Dentuman keras yang terdengar sekitar pukul 12.00 WIB itu memicu kepanikan luar biasa di area dermaga. Tak lama setelah suara ledakan mereda, sejumlah orang terlihat dibantu keluar dari perut kapal dengan kondisi fisik yang memprihatinkan akibat paparan api. Banda Aceh pun langsung diramaikan oleh deru kendaraan evakuasi yang bergerak cepat menyelamatkan para korban.

Proses pemindahan korban dilakukan secara kolektif; sebagian besar dievakuasi menggunakan bus Transkoetaradja untuk mempercepat mobilisasi menuju fasilitas kesehatan. Saat ini, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Investigasi Penyebab Ledakan

Kepala UPTD Penyelenggara Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I Dinas Perhubungan Aceh, Muhammad Al Qadri, mengonfirmasi rincian jumlah korban tersebut kepada awak media. Meski demikian, penyebab pasti dari ledakan kapal di bagian vital mesin tersebut masih menjadi teka-teki yang tengah didalami.

Baca Juga  Gebrakan Diplomasi Indonesia: Presiden Prabowo Boyong Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina

Guna mengungkap fakta di balik peristiwa ini, Tim Inafis Polresta Banda Aceh telah diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penyelidikan mendalam difokuskan pada kondisi teknis kamar mesin Aceh Hebat 2 guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau murni gangguan teknis pada sistem kapal.

Tragedi ini menjadi perhatian serius bagi publik, terutama terkait aspek keselamatan kerja bagi para mahasiswa pelayaran yang sedang menempuh pendidikan lapangan. Otoritas terkait diharapkan segera memberikan keterangan transparan guna menjamin keamanan transportasi laut di rute sibuk Banda Aceh-Sabang di masa mendatang.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul