Ikuti Kami
kabarmalam.com

Fenomena Medis Langka: Mahasiswa Kedokteran Temukan Jasad Pria dengan Tiga Organ Vital

Wahid | kabarmalam.com
Jumat, 12 Jun 2026 11:35 WIB
Fenomena Medis Langka: Mahasiswa Kedokteran Temukan Jasad Pria dengan Tiga Organ Vital

Kabarmalam.com — Sebuah ruang praktik anatomi di Inggris mendadak riuh oleh penemuan yang melampaui nalar medis konvensional. Para mahasiswa kedokteran yang tengah melakukan bedah mayat atau cadaver dikejutkan dengan kondisi fisik seorang pria lansia yang memiliki tiga alat kelamin sekaligus. Jasad pria berusia 78 tahun tersebut, yang didonasikan untuk kepentingan sains, menjadi saksi bisu atas fenomena biologis yang sangat luar biasa.

Mengutip laporan dari Live Science, kondisi medis langka ini dikenal dengan istilah Triphallia. Dalam catatan sejarah literatur ilmiah global, ini merupakan kasus triphallia kedua yang pernah ditemukan, namun menjadi yang pertama kali terdeteksi pada jasad untuk keperluan anatomi. Penemuan ini segera menjadi perhatian serius bagi para pakar kesehatan di seluruh dunia.

Rahasia Tersembunyi di Balik Jaringan Kulit

Secara kasat mata, tubuh pria lansia tersebut tampak normal layaknya pria pada umumnya. Hanya ada satu organ vital yang terlihat menonjol dari luar. Namun, tabir misteri mulai terbuka saat tim mahasiswa melakukan pembedahan di area panggul dan kantung skrotum. Di balik lapisan kulit tersebut, ditemukan dua struktur tambahan yang lebih kecil namun memiliki komponen anatomi yang lengkap.

Baca Juga  Jangan Asal Panaskan! Ini Cara Aman Olahan Santan Sisa Lebaran Biar Tetap Sehat

Berdasarkan observasi mendalam oleh tim dokter, berikut adalah rincian ukuran dari ketiga organ tersebut:

  • Organ Utama (Luar): Memiliki panjang 7,7 cm dengan lebar 2,4 cm.
  • Organ Kedua (Tersembunyi): Memiliki panjang 3,8 cm dengan lebar 1,3 cm.
  • Organ Ketiga (Tersembunyi): Memiliki panjang 3,7 cm dengan lebar 1,2 cm.

Yang membuat para ahli tercengang adalah struktur anatomi dari dua organ tambahan tersebut. Meski kecil dan tersembunyi, keduanya memiliki glans (kepala) serta jaringan spons (corpus cavernosum) yang secara fungsional memungkinkan terjadinya ereksi jika dialiri darah.

Jalur Uretra yang Berkelok-kelok

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap keunikan lain pada sistem pembuangan urine pria ini. Meski memiliki tiga organ fisik, ia hanya memiliki satu saluran uretra tunggal. Namun, jalur saluran kencing ini memiliki rute yang sangat tidak biasa dan “berliku”.

Baca Juga  Waspada 'Bom Waktu' Penyakit Metabolik: Mengapa Deteksi Dini Diabetes dan Obesitas Tak Boleh Menunggu Momen Lebaran

Saluran urine tersebut ditemukan melewati alat kelamin kedua yang tersembunyi, sebelum akhirnya berbelok arah menuju alat kelamin utama untuk mencapai lubang luar. Sementara itu, pada organ ketiga yang berukuran paling kecil, tidak ditemukan adanya saluran uretra sama sekali. Pakar medis menduga kondisi ini terjadi akibat kegagalan perkembangan janin pada fase awal embrio, di mana struktur genital tubercle mengalami penggandaan hingga tiga kali lipat atau triplication.

Misteri Kehidupan Sang Pemilik Jasad

Hingga saat ini, identitas asli pria tersebut tetap dirahasiakan karena ia merupakan donor anonim. Muncul pertanyaan besar: apakah sang pria menyadari kondisi langka ini semasa hidupnya? Mengingat tidak adanya catatan medis masa lalu yang bisa diakses, tim instruktur hanya bisa melakukan analisis berdasarkan tanda-tanda fisik yang ada.

Baca Juga  Rahasia Secangkir Kopi dan Sejumput Bumbu Dapur: Trik Ampuh Usir Kantuk Sekaligus Tangkal Diabetes

Tim dokter meyakini kemungkinan besar pria tersebut menyadari keunikan tubuhnya. Hal ini diperkuat dengan adanya bekas luka operasi hernia inguinalis di area selangkangannya. Diduga, keberadaan dua organ tersembunyi tersebut memberikan tekanan internal yang melemahkan dinding perut bawahnya, sehingga memicu timbulnya hernia yang mengharuskannya menjalani tindakan medis.

Temuan ini menjadi catatan penting dalam sejarah penemuan medis modern, memberikan wawasan baru bagi para calon dokter mengenai variasi anatomi manusia yang tak terduga dan betapa kompleksnya proses perkembangan biologis di dalam rahim.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid