Panduan Bijak Memilih Susu Formula: Kapan Waktu Terbaik Mulai Memberikannya pada Anak?
Senin, 08 Jun 2026 12:04 WIB
Kabarmalam.com — Memastikan tumbuh kembang buah hati berjalan optimal tentu menjadi prioritas utama setiap orang tua. Namun, di tengah beragamnya pilihan nutrisi, sering kali muncul pertanyaan klasik yang membuat para ibu bimbang: kapan sebenarnya waktu yang paling tepat untuk mulai memperkenalkan susu formula kepada si kecil?
Menjawab keraguan tersebut, Guru Besar sekaligus dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang pediatri sosial dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), SubspTKPS, memberikan pandangan medis yang mencerahkan. Menurutnya, penggunaan susu formula sebaiknya dilihat sebagai opsi pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sang anak.
Usia Satu Tahun sebagai Momentum Transisi
Prof. Rini menekankan bahwa susu formula idealnya mulai diperkenalkan sebagai alternatif pendamping saat anak telah menginjak usia di atas satu tahun. Pada fase ini, sistem pencernaan anak sudah lebih siap menerima asupan tambahan selain ASI.
“Sebenarnya kembali lagi pada kebutuhan. Jika anak di atas setahun diperkenalkan susu formula, itu boleh saja. Namun, jika sang ibu masih bisa dan ingin memberikan ASI, tentu itu tetap diperbolehkan dan sangat baik,” ungkap Prof. Rini saat ditemui dalam sebuah acara peluncuran produk nutrisi anak di Jakarta Pusat.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen terhadap ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Setelah periode tersebut terlewati, barulah anak secara bertahap diperkenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) sebagai sumber energi utama mereka.
Susu Formula sebagai Pelengkap Protein yang Efektif
Ada kalanya kondisi tertentu membuat pemberian ASI mulai berkurang atau MPASI yang diberikan dirasa belum mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Dalam konteks inilah, susu formula dapat masuk sebagai alternatif solusi yang aman.
Salah satu alasan mengapa susu formula sering direkomendasikan adalah karena kandungan proteinnya yang sangat krusial bagi masa pertumbuhan. Prof. Rini menjelaskan bahwa meskipun protein dapat ditemukan dalam sumber makanan lain seperti ayam, daging, atau ikan, struktur protein dalam susu memiliki keunggulan tersendiri dalam hal penyerapan.
“Protein itu sumbernya banyak, ada dari ayam, daging, hingga ikan. Namun, protein susu dikenal lebih komplit dan jauh lebih mudah digunakan atau diserap oleh tubuh anak,” jelasnya lebih lanjut. Hal ini menjadikan susu sebagai salah satu zat pembangun yang paling efektif untuk menunjang perkembangan fisik anak.
Kendati demikian, penggunaan susu formula tetap harus dilakukan secara bijak. Para orang tua disarankan untuk tetap memantau grafik pertumbuhan anak dan berkonsultasi dengan tenaga medis guna memastikan bahwa asupan yang diberikan selaras dengan kebutuhan tumbuh kembang yang sehat dan seimbang.