Menembus Ombak Demi Ekonomi Pulau: Kehadiran Bahtera Seva I yang Selalu Dinanti Warga Tidung
Sabtu, 06 Jun 2026 21:34 WIB
Kabarmalam.com — Debur ombak di dermaga Pulau Tidung pagi itu seolah menjadi simfoni yang mengiringi langkah Moh Said. Matanya berbinar saat melihat siluet kapal yang tak asing lagi baginya: Teras Kapal BRI Bahtera Seva I. Bagi Said dan banyak warga lainnya, kapal ini bukan sekadar armada laut biasa, melainkan urat nadi perbankan yang menghubungkan mereka dengan akses keuangan yang selama ini sulit dijangkau dari pelosok kepulauan.
Oase Keuangan di Tengah Lautan
Sebagai nasabah setia sejak kapal ini pertama kali berlayar pada tahun 2015, Said mengaku hidupnya jauh lebih mudah. Sebelum ada Bahtera Seva I, urusan sesederhana mengganti kartu ATM yang rusak atau mencetak buku tabungan mengharuskan warga menempuh perjalanan laut yang melelahkan menuju Jakarta. Namun kini, segalanya berubah. Layanan mulai dari aktivasi BRImo hingga urusan administratif lainnya bisa diselesaikan di atas dek kapal.
“Kalau tidak ada kapal ini, kami harus ke Jakarta hanya untuk urusan ATM. Bayangkan repotnya jika harus menyeberang lautan hanya untuk itu,” kenang Said saat berbincang dengan tim Kabarmalam.com beberapa waktu lalu.
Amanah Masyarakat dalam Genggaman
Peran Said di Pulau Tidung pun tergolong krusial. Ia menjadi jembatan bagi warga sekitar yang ingin menabung. Bermula dari kepercayaan, Said mengumpulkan dana titipan masyarakat yang nantinya akan dicairkan menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam seminggu, perputaran uang yang ia setorkan ke bank terapung ini bisa mencapai angka Rp40 juta hingga Rp45 juta.
“Masyarakat percaya pada saya untuk mengelola tabungan tahunan mereka. Kadang dalam dua minggu, kalau akumulasinya banyak, setoran bisa tembus Rp56 juta. Itulah mengapa kehadiran Bahtera Seva I sangat vital. Kalau kapal ini tidak datang seminggu saja, saya mulai puyeng (pusing),” selorohnya sambil tertawa lepas.
Solusi Praktis bagi Pelaku Usaha Lokal
Tak hanya Said, manfaat nyata juga dirasakan oleh Heru, seorang pedagang lokal di Pulau Tidung. Baginya, kapal perbankan ini adalah solusi efisiensi dalam menjalankan usaha kecil miliknya. Dengan adanya fasilitas perbankan yang menghampiri pulau, Heru tak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar saat menyeberang ke daratan.
“Sangat membantu pekerjaan saya. Saya bisa setor uang hasil dagangan dan melakukan transfer tanpa harus keluar ongkos lebih untuk menyeberang. Harapan saya, ke depannya mungkin bisa ada kantor fisik di sini, tapi saat ini Bahtera Seva I sudah luar biasa bermanfaat,” tutur Heru dengan nada optimis.
Lebih dari Sekadar Layanan Perbankan
Berdasarkan pengamatan tim Kabarmalam.com di lapangan, Bahtera Seva I berfungsi layaknya kantor cabang penuh di daratan. Kapal ini dilengkapi dengan teller, customer service, tenaga keamanan, hingga mesin ATM yang beroperasi 24 jam nonstop selama kapal bersandar. Tidak hanya urusan menabung, warga juga terlihat antusias memanfaatkan layanan pengecekan bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Algi Meza, Kateras Kapal BRI Bahtera Seva I, menjelaskan bahwa misi utama armada ini adalah menjemput bola demi mewujudkan ekonomi inklusif di wilayah Kepulauan Seribu. Kapal ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat, melayani rute mulai dari Pulau Panggang, Pulau Kelapa, Pulau Tidung, hingga Pulau Untung Jawa.
“Kami hadir untuk mereka yang secara geografis sulit menjangkau layanan di kota. Jam operasional kami sama dengan bank di darat, namun untuk mesin ATM, kami pastikan selalu online 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan uang tunai kapan saja,” jelas Algi.
Dengan dedikasi menembus ombak, Bahtera Seva I membuktikan bahwa jarak geografis bukanlah penghalang bagi layanan masyarakat yang prima. Bagi warga Tidung, kapal ini adalah simbol kemandirian ekonomi yang terus berlayar membawa harapan di setiap dermaga yang disinggahinya.