Ikuti Kami
kabarmalam.com

Terjebak Somasi Rp 10,7 Miliar, Terungkap Alasan Clara Shinta Sempat Tunda Jalur Hukum dalam Kemelut Rumah Tangganya

Darman | kabarmalam.com
Selasa, 05 Mei 2026 11:34 WIB
Terjebak Somasi Rp 10,7 Miliar, Terungkap Alasan Clara Shinta Sempat Tunda Jalur Hukum dalam Kemelut Rumah Tangganya

Kabarmalam.com — Badai rumah tangga yang dialami oleh selebgram kenamaan, Clara Shinta, kini memasuki babak baru yang penuh drama dan kejutan hukum. Di tengah upaya mendinginkan suasana pasca mencuatnya isu miring mengenai sang suami, Alexander Assad, Clara justru dihadapkan pada tuntutan fantastis senilai Rp 10,7 miliar.

Gugatan atau somasi tersebut dilayangkan oleh seorang wanita bernama Indah, sosok yang santer dikaitkan dengan dugaan skandal video call nakal bersama suami Clara. Namun, yang menarik perhatian publik adalah mengapa Clara Shinta seolah terlihat “lambat” dalam mengambil langkah hukum di awal perseteruan ini.

Strategi ‘Penyembuhan’ Internal yang Berujung Kejutan

Kuasa hukum Clara Shinta, Sunan Kalijaga, akhirnya buka suara mengenai alasan di balik sikap tenang kliennya di masa awal konflik. Menurut Sunan, dirinya memang sengaja menyarankan agar Clara tidak terburu-buru menyeret masalah ini ke meja hijau.

Baca Juga  Buntut Konflik Panas, Rien Wartia Trigina Laporkan Mantan ART Atas Dugaan Pelanggaran Privasi

“Saya sempat menyarankan kepada klien saya untuk tidak melakukan upaya hukum terlebih dahulu. Fokus utamanya saat itu adalah penyelesaian internal di dalam keluarga,” ungkap Sunan Kalijaga saat ditemui tim media di Komnas Perempuan, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Langkah tersebut diambil semata-mata demi kesehatan mental Clara. Sunan ingin sang selebgram memiliki ruang untuk menenangkan diri dan memulihkan kondisi psikisnya di tengah hantaman badai rumah tangga yang menguras emosi serta fokusnya terhadap anak-anak.

Reaksi Terkejut Atas Somasi Miliaran Rupiah

Niat hati ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan demi menjaga privasi, Clara Shinta justru mendapatkan “hadiah” pahit berupa somasi dari pihak Indah. Tuntutan ganti rugi sebesar belasan miliar rupiah itu tak pelak membuat Clara merasa bingung sekaligus terpojok.

Baca Juga  Bukan Gaji Fantastis, Tim Hukum Reza Gladys Luruskan Rumor Rp 6,7 Miliar dan Polemik Bisnisnya

“Yang sungguh mengejutkan adalah klien kami tiba-tiba mendapatkan somasi melalui kuasa hukum Indah. Mbak Clara kaget dan bingung. Sebagai orang awam, dia merasa dirinya adalah korban, tapi mengapa justru dia yang disomasi dan dimintai uang miliaran rupiah?” beber Sunan dengan nada heran.

Dalam pandangan Clara, situasi ini sangatlah ironis. Ia yang merasa dikhianati secara emosional, justru dituntut untuk membayar kerugian materiil dalam jumlah yang sangat besar kepada pihak yang diduga menjadi pemicu keretakan rumah tangganya sendiri.

Mencari Keadilan di Komnas Perempuan

Merasa diperlakukan tidak adil, Clara Shinta akhirnya memutuskan untuk membawa persoalan ini ke ranah yang lebih resmi dengan mengadu ke Komnas Perempuan. Langkah ini dipicu oleh rasa sesak atas ketidakadilan yang ia rasakan: seorang istri yang berusaha mempertahankan integritas keluarganya, malah “diserang” balik secara hukum oleh pihak ketiga.

Baca Juga  Gagal Berangkat Umrah Akibat Konflik Timur Tengah, Anwar BAB Pilih 'Melipir' ke Thailand Bersama Boiyen

“Ini yang mendorong keinginan Mbak Clara untuk mencari keadilan. Dia merasa tidak adil karena pelakunya perempuan dan korbannya pun perempuan. Padahal, Mbak Clara sudah cukup berbesar hati dengan tidak menuntut ganti rugi apa pun, baik perdata maupun pidana kepada Mbak Indah sebelumnya,” jelas Sunan lagi.

Kini, Clara Shinta memilih untuk tetap berdiri tegak demi anak-anak dan masa depan rumah tangganya yang sempat goyah. Pengaduan ke Komnas Perempuan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Clara untuk mendapatkan perlindungan dan kejelasan hukum atas statusnya sebagai korban dalam kemelut yang menyita perhatian publik ini.

Tentang Penulis
Darman
Darman