Visi Besar Teuku Wisnu di Open Fest 2026: Transformasi Malang Strudel Jadi Wadah Kreatif Komunitas
Jumat, 08 Mei 2026 19:03 WIB
Kabarmalam.com — Perjalanan panjang Teuku Wisnu di panggung hiburan selama dua dekade dan kiprahnya di dunia bisnis selama 12 tahun terakhir kini mencapai babak baru yang inspiratif. Melalui perhelatan Open Fest 2026, bintang sinetron yang kini sukses menjadi pengusaha itu menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan lokal dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya di Malang Strudel and Farm.
Hadir langsung di lokasi bersama sang istri, Shireen Sungkar, Teuku Wisnu menegaskan bahwa Open Fest 2026 bukanlah sekadar seremoni biasa. Ia memandangnya sebagai sebuah langkah awal atau kick-off bagi rangkaian narasi besar yang akan terus bergulir. “Acara ini dirancang sebagai awal dari rangkaian event besar yang akan terus digelar di Malang Strudel and Farm. Kami ingin menjadikan lokasi ini sebagai ruang hidup bagi komunitas, wisatawan, hingga para pelaku industri pariwisata di kawasan Batu,” ungkapnya saat dihubungi pada Jumat (8/5/2026).
Bagi Wisnu, sebuah daerah akan tumbuh lebih kuat jika memiliki wadah berkumpul yang inklusif. Melalui visi Malang Strudel and Farm, ia berupaya menciptakan magnet bagi berbagai lini hobi dan kreativitas. Tidak tanggung-tanggung, lebih dari sepuluh komunitas lokal dilibatkan dalam satu atap, mulai dari pencinta reptil hingga pengrajin batik yang menjaga warisan budaya.
“Kolaborasi komunitas adalah DNA utama kami. Open Fest memperlihatkan komitmen kami untuk menjadi rumah bagi ekosistem komunitas Malang Raya,” tambah Wisnu dengan antusias. Baginya, strategi bisnis kuliner saat ini harus bergeser dari sekadar menjual produk menjadi menjual nilai dan pengalaman.
Narasi “Experience, bukan sekadar produk” menjadi ruh dari gerakan ini. Pengunjung tidak hanya datang untuk membeli oleh-oleh khas Malang, tetapi juga disuguhi pertunjukan budaya lewat Jatimnesia hingga aksi enerjik juggling bartender. Wisnu ingin memastikan setiap orang yang berkunjung membawa pulang kenangan yang berkesan, bukan sekadar strudel dalam kemasan kotak.
Sukses mengembangkan sayap ke konsep destinasi wisata farm, Teuku Wisnu merasa bersyukur bisnis yang ia bangun bisa memberikan dampak positif yang nyata bagi wisata Malang. “Kami sangat bahagia bisa hadir langsung, menyapa pelanggan, dan melihat kolaborasi tim yang luar biasa dalam menciptakan destinasi wisata unik ini,” tutupnya penuh haru.