Kisah Haru Mpok Atiek: Melihat Jenazah Sendiri dalam Mimpi Hingga Jadi Tamparan Spiritual Menjelang Usia Senja
Selasa, 21 Apr 2026 07:45 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah hiruk-pikuk panggung hiburan yang membesarkan namanya, komedian senior Atiek Riwayati, atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Mpok Atiek, membawa sebuah kisah yang sanggup menggetarkan sanubari siapa pun yang mendengarnya. Memasuki usia 70 tahun, sebuah masa yang sering disebut sebagai usia senja, ia tak lagi berkisah tentang gelak tawa penonton, melainkan sebuah pengalaman spiritual mendalam yang mengubah total pandangannya terhadap kehidupan.
Mpok Atiek secara terbuka mengungkapkan pengalaman mencekam sekaligus mengharukan tentang mimpi kematiannya sendiri. Mimpi tersebut terasa begitu nyata hingga meninggalkan jejak ketakutan sekaligus penyesalan yang mendalam. Dalam tidurnya, sang komedian melihat pemandangan yang tidak biasa: dirinya sendiri terbujur kaku di tengah rumah, dikelilingi oleh suasana duka yang mencekam.
Visi Nyata di Atas Jenazah Sendiri
“Mimpinya meninggal, Emak ada di tengah-tengah rumah, pakai kasur, terus Emaknya terbaring di situ, diselimutin pakai kain batik, udah ditutup pakai kain jarik,” kenang Mpok Atiek dengan nada suara yang bergetar saat ditemui oleh awak media di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Lebih dari sekadar mimpi buruk biasa, Mpok Atiek merasa jiwanya seolah-olah terlepas dan menyaksikan langsung proses pemulasaraan jenazahnya dari ketinggian. Ia melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana tubuhnya dimandikan dan dibungkus kain kafan. Sensasi tersebut memberikan kengerian yang tak terlukiskan, namun sekaligus memicu refleksi diri yang sangat tajam bagi sang komedian indonesia tersebut.
“Emaknya ada di atas melihat proses itu. Proses mandiin, proses kain kafanin, Emaknya melihat gitu. Begitu bangun, masyaallah kalau itu terjadi beneran, gue udah punya bekal apa buat mati?” ungkapnya penuh penyesalan, menyadari betapa tipisnya batas antara dunia dan akhirat.
Titik Balik Menuju Perubahan Diri
Bagi wanita yang telah puluhan tahun malang melintang di dunia hiburan ini, mimpi tersebut bukanlah sekadar bunga tidur, melainkan sebuah tamparan keras dari Sang Pencipta. Ia merasa selama ini terlalu terpaku pada kesibukan mengejar harta dan popularitas duniawi yang pada akhirnya tidak akan menyertainya ke dalam liang lahat.
Menyadari dirinya kini berada di “sisa antrean” usia, Mpok Atiek memutuskan untuk melakukan transformasi total dalam hidupnya. Ia mulai menata kembali prioritasnya, mengalihkan fokus dari gemerlap dunia menuju kesiapan spiritual dan kesadaran diri yang lebih dalam.
“Kenapa asyik-asyik ngejar dunia aja, sementara dunia tidak kita bawa. Jadi terpikir di situ, titik baliknya di situ,” pungkasnya dengan tegas, menandakan dimulainya babak baru yang lebih religius dan penuh makna dalam perjalanan hidupnya ke depan.