Gebrakan Safari Politik Jokowi Bersama PSI, Golkar: Transisi dari PDIP Hal yang Wajar
Sabtu, 27 Jun 2026 10:34 WIB
Kabarmalam.com — Panggung politik Tanah Air kembali diramaikan dengan langkah terbaru dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Kehadiran sosok yang akrab disapa Jokowi ini dalam balutan atribut berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat mengawali safari politiknya di Lampung menjadi sorotan tajam publik. Menanggapi hal tersebut, Partai Golkar memberikan pandangan yang cukup moderat dan terbuka.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Jokowi merupakan manifestasi dari hak konstitusional setiap warga negara. Menurutnya, meskipun Jokowi pernah menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia, hak-hak politiknya tetap melekat secara personal.
Hak Politik Sebagai Warga Negara
“Sebagai warga negara Indonesia, tentu Pak Jokowi memiliki hak yang sama dengan individu lainnya dalam menentukan arah politik. Status beliau, baik sebelum maupun sesudah menjabat sebagai Presiden, tetaplah warga negara yang mempunyai kebebasan beraspirasi,” ujar Doli saat memberikan pernyataan resmi terkait safari politik tersebut.
Doli menilai tidak ada yang perlu diperdebatkan ketika seorang tokoh besar seperti Jokowi memutuskan untuk mempertegas identitas politiknya melalui partai tertentu. Perubahan haluan dari satu partai ke partai lain dipandang sebagai sebuah dinamika yang lumrah dalam iklim politik demokrasi di Indonesia.
“Dulu beliau dikenal sebagai kader PDIP, dan kini memilih untuk menjadi bagian dari PSI. Bagi kami, ini adalah sesuatu yang biasa saja dalam dunia politik yang dinamis,” tambah Doli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Baleg DPR RI tersebut.
Misi Memperkuat Mesin Politik PSI
Langkah Jokowi turun ke lapangan bersama PSI dimaknai sebagai bagian dari agenda penguatan internal partai. Doli menyamakan roadshow tersebut dengan langkah konsolidasi yang juga rutin dilakukan oleh Partai Golkar untuk memperkuat basis dukungan di berbagai daerah. Ia meyakini bahwa sebagai tokoh senior, Jokowi memiliki visi tersendiri dalam membangun sinergi bersama jajaran pengurus PSI.
Di sisi lain, Jokowi sendiri secara terang-terangan mengungkapkan misinya dalam kunjungan ke Lampung tersebut. Beliau berfokus untuk memberikan suntikan motivasi kepada para kader muda PSI agar segera merapikan struktur organisasi di berbagai level. Tujuannya jelas: mengubah PSI menjadi sebuah mesin politik yang besar dan berpengaruh pada kontestasi mendatang.
“Untuk PSI, saya ingin memberikan motivasi dan pesan penting agar kelengkapan struktural segera dituntaskan. Dengan begitu, PSI bisa bertransformasi menjadi kekuatan politik yang signifikan,” tutur Jokowi saat didampingi oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di sela-sela kegiatannya.
Harapan Sebagai Tokoh Bangsa
Meski mendukung hak politik Jokowi untuk aktif di partai, Ahmad Doli Kurnia tetap menyisipkan sebuah harapan agar sang mantan Presiden tetap menjaga marwahnya sebagai figur pemersatu. Golkar berharap Jokowi tetap memposisikan diri sebagai tokoh bangsa yang menjadi pengayom bagi seluruh elemen masyarakat, lintas partai dan golongan.
“Walaupun kini aktif dalam agenda partai, kami tetap berharap beliau bisa menempatkan diri sebagai bapak bangsa, sosok orang tua bagi kita semua yang senantiasa membawa pesan kesejukan di tengah dinamika persaingan politik,” pungkas Doli.