Ikuti Kami
kabarmalam.com

Prahara Ruben Onsu dan Sarwendah Belum Usai, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Menjaga Mental Anak

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 12 Jun 2026 15:04 WIB
Prahara Ruben Onsu dan Sarwendah Belum Usai, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Menjaga Mental Anak

Kabarmalam.com — Gelombang polemik yang menerpa biduk rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah tampaknya masih jauh dari kata usai. Alih-alih mereda, perselisihan di antara keduanya kini semakin meruncing, terutama terkait akses pertemuan dengan buah hati mereka, Thalia dan Thania.

Hingga saat ini, Ruben secara terbuka menyuarakan kerinduannya yang mendalam. Keinginan presenter kondang tersebut sebenarnya sederhana: ia hanya ingin bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya. Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Sarwendah belum memberikan lampu hijau atas permintaan tersebut, yang memicu spekulasi mengenai keretakan hubungan yang kian melebar.

Prioritaskan Psikologi Anak di Tengah Konflik

Situasi pelik ini lantas mengundang perhatian praktisi hukum senior, Ferry Juan. Sebagai sosok yang sering mengamati dinamika hukum keluarga, Ferry memberikan wejangan mendalam agar kedua belah pihak bisa menanggalkan ego masing-masing demi kepentingan yang lebih besar, yakni kesehatan mental anak.

Baca Juga  Kisah Jada Shafira, Putri Mario Irwinsyah yang Sukses Tembus UI Setelah Dua Kali Ditolak Unpad

“Jika memang masih ada persoalan yang mengganjal, entah itu urusan harta gana-gini, utang piutang, atau sisa masalah rumah tangga lainnya, selesaikanlah secara baik-baik. Jangan sampai ada aksi saling menjatuhkan atau menghujat di ruang publik,” ujar Ferry Juan dalam pernyataan resminya pada Jumat (12/6/2026).

Ferry menekankan bahwa anak-anak adalah pihak yang paling rentan dalam sebuah perceraian. Mereka membutuhkan kasih sayang yang utuh dari ayah maupun ibunya sebagai fondasi utama dalam proses tumbuh kembang. Tanpa itu, masa depan emosional anak bisa terancam.

Pesan Bijak Terkait Hak Asuh

Lebih lanjut, Ferry Juan mengingatkan agar siapapun yang nantinya memegang hak asuh anak berdasarkan keputusan pengadilan, tetap harus bersikap adil. Pembagian waktu yang proporsional bagi orang tua yang tidak tinggal serumah menjadi kunci utama agar hubungan batin anak dan orang tua tidak terputus.

Baca Juga  Nestapa Ruben Onsu: Merasa Jadi 'Orang Asing' dan Minder Bertemu Anak Kandung Sendiri

“Selesaikan segala sesuatunya dengan kepala dingin agar suasana tidak semakin keruh. Bagi ibu yang memegang hak asuh, harus tetap bijaksana dalam membagi waktu pertemuan. Anak-anak tetap butuh sosok ayahnya,” tambahnya lagi.

Sejauh ini, Ruben Onsu terus berupaya memperjuangkan haknya sebagai ayah. Di sisi lain, Sarwendah sebelumnya sempat mengunggah permohonan maaf melalui media sosialnya, meski hal tersebut nampaknya belum sepenuhnya menuntaskan konflik keluarga yang sedang menjadi konsumsi publik ini. Masyarakat kini berharap agar drama ini segera berakhir demi ketenangan batin anak-anak mereka.

Tentang Penulis
Darman
Darman