Serahkan Uang Saku Rp 10 Juta, Dara Arafah Jadi Saksi Kunci Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Jumat, 12 Jun 2026 20:33 WIB
Kabarmalam.com — Selebgram kenamaan Dara Arafah menunjukkan sikap kooperatifnya dengan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan umrah yang melibatkan Hanania Travel. Kehadiran Dara pada Jumat (12/6/2026) malam tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk membantu pihak kepolisian mengungkap tabir di balik kerugian besar yang dialami ratusan jemaah.
Didampingi oleh kuasa hukumnya, Muhammad Taufiqsyah, Dara menjalani serangkaian pemeriksaan intensif sebagai saksi. Usai keluar dari ruang penyidik, ia menegaskan bahwa keterlibatannya dengan biro perjalanan tersebut murni sebagai guest star dengan sistem barter, bukan sebagai pihak yang menerima aliran dana operasional dari perusahaan tersebut.
Inisiatif Mengembalikan Uang Saku
Salah satu poin krusial dalam pemeriksaan tersebut adalah pengakuan Dara mengenai uang saku sebesar Rp 10 juta yang sempat diterimanya saat menjalani perjalanan umrah bersama biro tersebut. Tanpa menunggu instruksi khusus, Dara secara sukarela menyerahkan nominal tersebut kepada pihak berwajib sebagai bentuk tanggung jawab moral.
“Alhamdulillah tadi sudah saya jelaskan di dalam. Memang dari awal sudah ada niat dan inisiatif sendiri untuk mengembalikan uang saku yang diberikan Hanania. Nominalnya tadi di angka Rp 10 juta,” ungkap Dara Arafah dengan nada tenang di hadapan awak media.
Ia menjelaskan bahwa jalinan kerja sama dengan Hanania Travel sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2024. Namun, meski telah bermitra cukup lama, Dara mengaku hanya satu kali berangkat menggunakan jasa biro perjalanan tersebut, sementara perjalanan religi lainnya ia tempuh dengan biaya pribadi.
Simpati Mendalam bagi Para Korban Lansia
Dara tak menampik bahwa namanya terseret dalam pusaran pemberitaan yang kurang menyenangkan akibat skandal ini. Namun, ia merasa kerugian reputasi yang dialaminya tidak sebanding dengan penderitaan yang dirasakan para jemaah yang telah kehilangan uang dan waktu.
“Kalau bicara soal nama baik, pasti terdampak dengan berita yang simpang siur. Tapi menurut aku itu semua nggak sepadan dibanding para korbannya. Banyak dari mereka yang sudah lanjut usia, kakek-kakek, nenek-nenek, kaum lansia. Saya lebih kasihan melihat mereka, makanya saya ingin membantu kepolisian agar kasus ini cepat menemui titik terang,” tuturnya dengan raut wajah prihatin.
Dara juga mengonfirmasi bahwa dalam perjalanan umrah tersebut, ia berangkat bersama rekan sesama figur publik, termasuk mendiang Lula Lahfah. Meski demikian, ia meluruskan bahwa tidak semua rekan artis yang ikut dalam rombongan mendapatkan fasilitas uang saku seperti yang diterimanya.
Awal Mula Kerja Sama yang Sempat Ditolak
Menilik ke belakang, Dara menceritakan bahwa komunikasi awal dengan pihak biro perjalanan ini terjalin melalui media sosial. Seseorang bernama Farhan menghubungi Dara secara langsung lewat direct message sebelum akhirnya diteruskan ke pihak manajer untuk negosiasi lebih lanjut.
Dara mengaku sebenarnya sempat beberapa kali menolak tawaran kerja sama tersebut. Namun, melihat antusiasme teman-teman sejawatnya yang juga ikut bergabung dalam program tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran tersebut—sebuah keputusan yang kini membawanya memberikan kesaksian di kantor polisi.
Menutup pembicaraannya, Dara mengajak publik untuk terus mengawal kasus Hanania Travel ini hingga tuntas. Ia berharap kepolisian dapat segera memproses hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab agar hak-hak para jemaah yang terzalimi dapat segera dikembalikan.