Ikuti Kami
kabarmalam.com

Vicky Prasetyo Terseret Kasus Dugaan Penipuan Audio Rp213 Juta, Begini Pembelaannya

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 12 Jun 2026 18:34 WIB
Vicky Prasetyo Terseret Kasus Dugaan Penipuan Audio Rp213 Juta, Begini Pembelaannya

Kabarmalam.com — Nama presenter kontroversial Vicky Prasetyo kembali menjadi buah bibir. Kali ini, bukan soal romansa yang biasanya menghiasi layar kaca, melainkan urusan hukum yang cukup serius. Pria yang menjuluki dirinya ‘Gladiator’ tersebut dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas tuduhan dugaan penipuan terkait pengadaan perangkat audio senilai Rp213 juta.

Kasus ini mencuat setelah pemilik usaha Kapten Audio, Fajar Ramadhon, merasa dirugikan dalam kerja sama bisnis yang mereka jalani. Persoalan bermula ketika Vicky Prasetyo memesan satu paket perangkat audio melalui perantara seorang perempuan bernama Fiona Khairunisa pada Januari 2026 silam. Perangkat tersebut rencananya digunakan untuk mengisi kebutuhan sebuah kafe milik Vicky yang berlokasi di Semarang.

Kronologi Transaksi yang Berakhir di Kepolisian

Menurut Fajar, awalnya hubungan bisnis mereka berjalan harmonis tanpa kendala berarti. Pihak manajemen kafe bahkan sempat menyambangi tokonya secara langsung untuk melakukan uji coba kualitas suara sebelum kesepakatan final diambil. Setelah merasa cocok, perangkat audio yang dipesan pun dikirim dan dipasang di lokasi tujuan.

Baca Juga  Strategi 'Husnuzon' Aldi Taher: Di Balik Kesuksesan Aldis Burger yang Viral Hingga Rencana Ekspansi Besar

Sesuai kesepakatan awal, mekanisme pembayaran dilakukan dengan skema uang muka sebesar 50 persen setelah pemasangan tuntas, sementara sisanya akan dicicil selama tiga bulan berturut-turut. Namun, alih-alih menerima haknya, Fajar mengaku hingga detik ini dirinya belum menerima pembayaran sepeser pun. Merasa menemui jalan buntu, ia akhirnya melayangkan laporan resmi dengan nomor LP/B809/VI/2026/SPKT/Polda Jawa Timur pada 11 Juni 2026.

Reaksi Vicky Prasetyo: Kualitas Barang Tak Sesuai Ekspektasi

Menanggapi laporan yang diarahkan kepadanya, Vicky Prasetyo tidak tinggal diam. Saat dihubungi oleh awak media, pria yang sering muncul di berbagai tayangan hiburan ini dengan tegas membantah adanya unsur kasus penipuan dalam polemik tersebut. Sebaliknya, Vicky justru merasa kecewa dengan kualitas barang yang diberikan oleh pihak pelapor.

Baca Juga  Luruskan Isu Miring, Ayu Aulia Ungkap Perjuangan Melawan Penyakit Serius Usai Operasi Angkat Rahim

“Sound-nya kualitas buruk. Saya bilang suruh ambil saja dari tempat saya,” ujar Vicky dengan nada tegas. Ia berdalih bahwa perangkat audio yang dipasang tidak memenuhi standar yang diharapkan untuk kafenya. Oleh karena itu, ia telah memberikan instruksi kepada General Manager (GM) kafenya untuk segera mengangkut dan mengembalikan perangkat tersebut kepada vendor.

Pembelaan Lewat Konten Promosi

Tidak hanya soal komplain kualitas, Vicky juga merasa heran dengan langkah hukum yang diambil oleh Fajar. Ia mengeklaim bahwa dirinya telah beritikad baik, bahkan memberikan nilai tambah bagi toko audio tersebut melalui strategi pemasaran digital di akun pribadinya. “Saya sudah banyak buat video promo untuk tokonya dia,” tambahnya sebagai bentuk pembelaan bahwa dirinya telah memberikan kontribusi lain dalam kerja sama tersebut.

Baca Juga  Salat Id Perdana di Masjid Sendiri, Ivan Gunawan Haru dan Bersyukur

Hingga saat ini, laporan di Polda Jawa Timur masih terus bergulir. Masyarakat kini menanti bagaimana kelanjutan dari drama hukum ini, apakah akan berakhir dengan jalan damai atau justru berlanjut hingga ke meja hijau. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha untuk selalu memastikan kontrak kerja sama hitam di atas putih terlaksana dengan transparan guna menghindari sengketa di masa depan.

Tentang Penulis
Darman
Darman