Hoaks Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan, Badan Gizi Nasional Pastikan Layanan Tetap Berjalan Normal
Selasa, 09 Jun 2026 08:35 WIB
Kabarmalam.com — Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh peredaran sebuah gambar yang memicu keresahan di tengah masyarakat. Informasi tersebut mengeklaim bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal dihentikan sementara waktu mulai Jumat, 5 Juni 2026. Alasan yang ditudingkan pun cukup sensitif, yakni adanya kendala teknis pada dana operasional yang belum menemui titik terang.
Tanggapan Tegas Badan Gizi Nasional
Menanggapi gelombang spekulasi yang kian liar, Badan Gizi Nasional (BGN) segera angkat bicara untuk memberikan klarifikasi. Pihak BGN secara resmi menyatakan bahwa narasi penghentian program tersebut adalah sepenuhnya tidak benar alias hoaks. Lembaga ini menegaskan bahwa gambar yang viral tersebut bukan merupakan pengumuman resmi dari otoritas terkait.
“Informasi yang tercantum pada gambar tersebut tidak benar dan dipastikan bukan pengumuman resmi dari Badan Gizi Nasional,” tulis BGN dalam pernyataan resminya. Mereka menjamin bahwa pelaksanaan di lapangan tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada jeda atau penghentian layanan sedikit pun.
Fakta Pencairan Anggaran dan Mekanisme Lapangan
Berseberangan dengan isu kelangkaan dana yang diembuskan, Badan Gizi Nasional justru sedang melakukan langkah akselerasi. Untuk memastikan distribusi gizi tetap lancar di seluruh pelosok Indonesia, BGN justru melakukan mekanisme top up Dana Bantuan Pemerintah (Banper) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tepat pada tanggal 5 Juni 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan anggaran pemerintah agar langsung menyentuh penerima manfaat. BGN juga telah menginstruksikan seluruh jajaran strukturalnya di daerah, mulai dari:
- Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG)
- Kepala Regional dan Koordinator Wilayah
- Koordinator Kecamatan
- Kepala SPPG
Para pejabat daerah tersebut diminta untuk aktif mengomunikasikan informasi yang benar kepada pihak yayasan dan seluruh mitra pelaksana agar tidak ada lagi keraguan dalam menjalankan program ini.
Imbauan untuk Masyarakat
Hingga saat ini, BGN memastikan tidak ada kendala teknis yang bersifat menghambat. Seluruh proses pencairan dana disebut telah mengikuti regulasi dan mekanisme yang ditetapkan oleh negara. Masyarakat diminta untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.
Pihak BGN menutup keterangannya dengan mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada kanal komunikasi resmi pemerintah. Hal ini penting untuk menghindari penyebaran disinformasi yang dapat mengganggu program nasional yang sedang berjalan demi peningkatan kualitas gizi anak bangsa.