Pecinta Jus Wajib Tahu! Ini Batas Waktu Penyimpanan di Kulkas Agar Nutrisi Tetap Terjaga
Minggu, 07 Jun 2026 12:05 WIB
Kabarmalam.com — Menyiapkan stok jus dalam jumlah besar memang terasa sangat praktis, terutama bagi Anda yang memiliki jadwal padat namun tetap ingin menjaga pola hidup sehat. Cukup sekali proses, minuman segar nan sehat pun siap dinikmati kapan saja tanpa harus repot mengupas buah setiap pagi. Namun, sebuah pertanyaan besar sering muncul: apakah kandungan gizinya tetap utuh setelah mengendap beberapa hari di dalam lemari es?
Meski suhu dingin dikenal ampuh menjaga kesegaran, waktu penyimpanan ternyata memegang peranan krusial terhadap kualitas jus yang kita konsumsi. Sebuah studi mendalam yang dirilis melalui jurnal Heliyon mencoba menjawab teka-teki ini dengan meneliti berbagai jenis sari buah dan sayur, mulai dari nanas, jambu biji, wortel, hingga buah naga.
Menakar Daya Tahan Nutrisi dalam Dinginnya Kulkas
Berdasarkan riset bertajuk ‘Effect of Cold-Pressed and Normal Centrifugal Juicing on Quality Attributes of Fresh Juices’, ditemukan fakta menarik mengenai stabilitas kandungan gizi. Peneliti memantau perubahan vitamin C, senyawa fenolik, karotenoid, hingga kapasitas antioksidan pada suhu 4 derajat Celsius.
Kabar baiknya, selama lima hari pertama, nutrisi dalam jus tersebut relatif stabil. Perubahan yang signifikan baru mulai terdeteksi saat memasuki hari keenam. Pada titik ini, parameter kualitas gizi menunjukkan tren penurunan yang tajam dan mencapai level terendahnya pada hari ketujuh. Hal ini mengindikasikan bahwa menyimpan stok jus untuk satu atau dua hari di dalam kulkas masih tergolong aman dan tidak akan merusak profil nutrisinya secara drastis.
Mengapa Jus Tidak Boleh Dibiarkan Terlalu Lama?
Selain faktor durasi, suhu penyimpanan menjadi variabel penentu yang tidak bisa disepelekan. Masih dalam penelitian yang sama, jus yang dibiarkan pada suhu ruang (sekitar 28 derajat Celsius) hanya mampu bertahan dalam waktu singkat. Dalam kurun waktu 48 jam saja, terjadi degradasi besar-besaran pada kandungan nutrisi dan kapasitas antioksidannya.
Para ahli menjelaskan bahwa senyawa bioaktif dalam buah dan sayur sangat rentan mengalami kerusakan akibat proses oksidasi. Semakin lama jus disimpan, semakin besar peluang zat-zat penting tersebut terurai dan kehilangan khasiatnya. Oleh karena itu, suhu dingin kulkas memang menjadi penyelamat untuk memperlambat proses pembusukan dan menjaga kualitas minuman sehat Anda.
Tips Mengonsumsi Jus untuk Hasil Maksimal
Meski penyimpanan di kulkas bisa membantu, Kabarmalam.com menyarankan agar Anda tetap memprioritaskan konsumsi jus sesegera mungkin setelah proses pemerasan dilakukan. Jus segar yang baru dibuat memiliki kualitas bioaktif paling optimal yang bisa langsung diserap oleh tubuh.
Jika memang harus menyimpan stok, pastikan wadah yang digunakan kedap udara untuk meminimalisir kontak dengan oksigen. Ingatlah bahwa meski tampak masih segar secara visual, kekuatan nutrisi di dalamnya memiliki “masa kedaluwarsa” tersendiri yang jauh lebih pendek dari yang kita bayangkan.