Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kisah Pilu Ratu Sofya: Menjadi Tulang Punggung Keluarga Sejak Kecil Namun Tak Dibayar di Film ‘Dosa’

Darman | kabarmalam.com
Minggu, 07 Jun 2026 08:33 WIB
Kisah Pilu Ratu Sofya: Menjadi Tulang Punggung Keluarga Sejak Kecil Namun Tak Dibayar di Film 'Dosa'

Kabarmalam.com — Industri hiburan tanah air kembali diguncang kabar tak sedap mengenai pemenuhan hak pekerja seni. Kali ini, aktris muda berbakat Ratu Sofya secara blak-blakan mengungkap realita pahit di balik layar proyek film terbarunya yang berjudul Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Alih-alih mendapatkan apresiasi atas dedikasinya sebagai pemeran utama, ia justru mengaku belum menerima honor sepeser pun dari pihak produser.

Di tengah hiruk-pikuk promosi, sebuah fakta mengejutkan menyeruak ke publik. Kuasa hukum Ratu Sofya, Toguh Hutapea, membeberkan bahwa kliennya berada dalam situasi yang sangat merugikan. Meskipun memikul beban kerja yang berat sebagai motor utama dalam Film Dosa, hak finansial Ratu seolah diabaikan begitu saja.

“Bahkan sampai film terakhir di mana Mbak Ratu bertindak sebagai pemeran utamanya, satu rupiah pun beliau belum menerima apa pun. Tidak ada pembayaran yang masuk hingga saat ini,” ungkap Toguh Hutapea saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya.

Baca Juga  Klarifikasi Panas! Ibunda Ratu Sofya Bantah Anaknya Dipaksa Lakoni Adegan 17+ Demi Incar Cuan

Perjuangan Sang Tulang Punggung Keluarga

Dibalik gemerlapnya dunia akting, Ratu Sofya menyimpan kisah perjuangan yang menguras emosi. Sejak menginjak usia 13 tahun, di saat remaja seusianya asyik bermain, Ratu sudah terjun ke dunia kerja demi menopang ekonomi keluarganya. Selama bertahun-tahun, ia berdiri tegak sebagai tulang punggung bagi orang-orang tercinta di sekitarnya.

Dedikasi tinggi itulah yang membuat ketidakjelasan honor artis dalam proyek ini terasa kian menyakitkan. Toguh menegaskan bahwa kliennya telah bekerja keras sejak belia untuk memastikan kebutuhan keluarganya terpenuhi, sehingga perlakuan dari pihak rumah produksi (PH) ini dianggap sangat tidak manusiawi.

Bantahan Terkait Penolakan Promosi

Menanggapi isu miring yang menyebut dirinya enggan melakukan promosi film, Ratu Sofya memberikan klarifikasi tegas. Aktris berusia 22 tahun ini menyatakan bahwa dirinya tidak pernah berniat menghindari kewajiban profesionalnya. Namun, ia menuntut keadilan atas hak-haknya yang tersendat.

Baca Juga  Klarifikasi Ratu Sofya: Bantah Somasi Ibu Kandung dan Ungkap Benang Kusut Konflik Keluarga

“Saya tidak pernah mengatakan tidak mau melakukan promo. Saya hanya meminta apa yang menjadi hak saya dan menuntut permintaan maaf karena mereka telah melakukan kesalahan. Sesederhana itu,” tegas Ratu dengan nada bicara yang tenang namun penuh penekanan.

Langkah Hukum Terhadap Pencemaran Nama Baik

Tak hanya soal materi, Ratu Sofya juga merasa nama baiknya dicemarkan oleh narasi-narasi negatif yang sengaja diembuskan oleh pihak produser. Kuasa hukum lainnya, Zion Natongam Tambunan, menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang serius dan berdampak luas pada kredibilitas Ratu sebagai figur publik.

“Langkah hukum ini kami ambil agar ada pertanggungjawaban. Perbuatan mereka telah merugikan orang lain secara nyata. Kami mempertanyakan dasar dan legal standing mereka dalam mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan Ibu Ratu,” ujar Zion.

Baca Juga  Perseteruan Panas Ratu Sofya dan HAS Pictures: Buntut Tolak Promo Film "Dosa Penebusan" dan Isu Adegan 17+

Saat ini, laporan resmi Ratu Sofya telah terdaftar dan tengah diproses oleh pihak kepolisian. Tim penyidik dijadwalkan akan segera mendalami keterangan dari berbagai saksi serta memeriksa bukti-bukti yang telah diserahkan untuk mengungkap kebenaran di balik sengketa kasus film ini.

Tentang Penulis
Darman
Darman