Klarifikasi Ratu Sofya: Bantah Somasi Ibu Kandung dan Ungkap Benang Kusut Konflik Keluarga
Sabtu, 23 Mei 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Aktris muda berbakat, Ratu Sofya, akhirnya memecah keheningan di tengah badai rumor yang menerpa hubungan pribadinya dengan sang ibunda, Intan. Dengan nada bicara yang tenang namun tegas, bintang film ‘Dosa’ ini secara langsung membantah kabar yang menyebut dirinya telah melayangkan somasi terhadap orang tua kandungnya sendiri.
“Tidak ada somasi sama sekali. Saya tidak pernah melayangkan somasi kepada ibu saya, apalagi kepada papa saya. Itu sama sekali tidak benar,” ujar Ratu Sofya saat ditemui awak media di kawasan Jakarta pada Sabtu (23/5/2026). Pernyataan ini sekaligus menepis isu liar yang beredar bahwa dirinya menuntut pengembalian seluruh honor syuting film yang dikerjakannya sepanjang tahun 2024.
Lelah dengan Konflik yang Berlarut
Dibalik gemerlap dunia hiburan, Ratu Sofya mengakui bahwa dirinya tengah berjuang menghadapi konflik keluarga yang sudah mengakar selama hampir dua tahun terakhir. Situasi ini diakuinya bukan hal yang mudah untuk dilalui, bahkan mulai memberikan dampak signifikan terhadap profesionalitasnya di dunia kerja.
Aktris yang dikenal totalitas dalam berperan ini tak memungkiri rasa lelahnya. Upaya mediasi dan penyelesaian secara kekeluargaan kabarnya sudah sering dilakukan, namun titik temu seolah masih menjadi misteri. “Jujur, kalau ditanya capek, saya sangat capek. Masalah ini sudah berjalan hampir dua tahun dan saya sudah berusaha menyelesaikannya, namun belum ada jalan keluar yang memuaskan,” tambahnya dengan raut wajah penuh beban.
Isu Keamanan di Lokasi Syuting dan Kekecewaan pada PH
Selain masalah internal keluarga, polemik ini juga menyeret nama rumah produksi HAS Pictures. Ratu Sofya sempat menyinggung soal ketiadaan intimacy coordinator saat proses syuting berlangsung. Sebagai informasi, peran tersebut sangat krusial dalam industri film Indonesia modern untuk menjamin kenyamanan serta keamanan aktor saat harus melakoni adegan sensitif, kekerasan, atau adegan vulgar.
Ratu merasa kecewa dengan bagaimana pihak rumah produksi memberikan pernyataan dalam konferensi pers sebelumnya. Baginya, ada hal-hal prinsipil terkait kesehatan mental dan kenyamanan kerja yang seolah terabaikan. Rasa tidak nyaman saat melakoni adegan intim dalam film ‘Dosa’ disebut-sebut menjadi salah satu pemantik mencuatnya masalah ini ke permukaan.
“Ini adalah masalah pribadi antara saya dan keluarga. Saya sangat berharap bisa menyelesaikannya secara tertutup tanpa perlu menjadi konsumsi publik. Kehadiran saya hari ini hanyalah untuk meluruskan kesalahpahaman yang sudah terlanjur melebar,” tutupnya dengan tegas sambil meminta privasi bagi keluarganya.