Ikuti Kami
kabarmalam.com

Perseteruan Panas Ratu Sofya dan HAS Pictures: Buntut Tolak Promo Film “Dosa Penebusan” dan Isu Adegan 17+

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 22 Mei 2026 16:34 WIB
Perseteruan Panas Ratu Sofya dan HAS Pictures: Buntut Tolak Promo Film "Dosa Penebusan" dan Isu Adegan 17+

Kabarmalam.com — Jagat sinema tanah air tengah dihebohkan dengan ketegangan yang melibatkan aktris muda berbakat, Ratu Sofya, dengan rumah produksi HAS Pictures. Perusahaan film milik pasangan Haldy Sabri dan Irish Bella tersebut secara resmi melayangkan somasi terbuka terhadap Ratu Sofya. Langkah hukum ini diambil menyusul sikap sang aktris yang dianggap enggan terlibat dalam rangkaian promosi film terbaru bertajuk Dosa Penebusan atau Pengampunan.

Ketegangan ini bermula ketika Ratu Sofya, yang didapuk sebagai salah satu pemeran utama, disebut-sebut menarik diri dari kewajiban promosi. Alasan yang mencuat ke publik pun cukup sensitif, yakni ketidaknyamanan sang aktris terhadap keberadaan adegan dewasa atau konten 17+ dalam film tersebut. Namun, pihak HAS Pictures merasa keberatan dengan narasi yang dibangun oleh pihak Ratu.

Klaim Kerugian dari Pihak Production House

Perwakilan dari HAS Pictures, Reza Aditya, mengungkapkan bahwa absennya Ratu Sofya dalam agenda promosi sangat memukul pihak manajemen. Sebagai sosok sentral dalam alur cerita, partisipasi Ratu sangat krusial untuk membangun antusiasme penonton. “Kami menghadapi kendala serius terkait film yang akan segera rilis. Salah satu pemeran utama kami tidak bersedia ikut serta dalam promosi, dan ini jelas memberikan dampak kerugian bagi rumah produksi,” ujar Reza saat memberikan keterangan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Baca Juga  Rahasia Kilau Syifa Hadju di Bali: Detail Mewah di Balik Penampilan "Simple" Saat Wedding Vow

Reza juga memaparkan bahwa alasan ketidaknyamanan yang dilontarkan Ratu Sofya terasa mendadak. Menurutnya, selama masa produksi, mulai dari proses casting, reading naskah, hingga syuting berakhir, aktris berusia 22 tahun itu tampak sangat menikmati perannya tanpa ada keluhan yang berarti.

Polemik Adegan Dewasa dan Ketiadaan Body Double

Persoalan semakin meruncing ketika isu mengenai adegan intim atau sex scene mulai dibahas di ruang publik. Pihak HAS Pictures tidak menampik adanya adegan dewasa dalam film Dosa Penebusan, namun mereka menegaskan bahwa seluruh adegan tersebut dieksekusi dengan pertimbangan artistik yang matang dan jauh dari kesan pornografi.

“Memang benar ada adegan tersebut, tapi kami tidak mengeksploitasinya secara vulgar. Semuanya memiliki filosofi dan menjadi bagian penting dari cerita. Kami bukan menjual sensasi adegan dewasa untuk menarik penonton,” tegas Reza. Pihak manajemen juga menyayangkan pernyataan Ratu Sofya di sebuah podcast yang sempat viral, di mana ia mengaku tidak disediakan body double (pemeran pengganti) untuk adegan sensitif tersebut.

Baca Juga  Klarifikasi Ratu Sofya: Bantah Somasi Ibu Kandung dan Ungkap Benang Kusut Konflik Keluarga

Langkah Hukum dan Tuntutan Profesionalisme

Menanggapi situasi yang kian liar, Takwa selaku kuasa hukum HAS Pictures menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti-bukti kuat, termasuk keterangan saksi-saksi di lokasi syuting yang membantah klaim ketidaknyamanan Ratu Sofya saat bekerja. Ia menekankan bahwa hubungan kerja antara artis dan PH diikat oleh kontrak legal yang mencakup kewajiban promosi.

“Ada kewajiban yang tertuang dalam kontrak, baik promosi melalui media sosial pribadi maupun agenda resmi perusahaan. Jika kewajiban ini diabaikan, maka tentu ada konsekuensi hukum karena hal itu merugikan klien kami secara material maupun imaterial,” jelas Takwa.

Melalui somasi ini, HAS Pictures menuntut agar Ratu Sofya segera menjalankan sisa kewajibannya secara profesional. Mereka berharap sang aktris kembali bersinergi demi kesuksesan film yang telah melibatkan kerja keras banyak pihak tersebut. Hingga berita ini diturunkan, publik masih menanti tanggapan resmi dari pihak Ratu Sofya terkait langkah hukum yang diambil oleh rumah produksi pimpinan Irish Bella itu.

Baca Juga  Polemik Film 'Dosa Penebusan', HAS Pictures Buka Suara Soal Somasi Ratu Sofya: Urusan Keluarga Bukan Ranah Kami!
Tentang Penulis
Darman
Darman