Edukasi Tauhid Sejak Dini, Atta Halilintar Ajarkan Ameena dan Azura Hakikat Pengorbanan di Hari Raya Kurban
Selasa, 26 Mei 2026 20:36 WIB
Kabarmalam.com — Menjelang tibanya hari raya Idul Adha, hiruk-pikuk persiapan hewan kurban mulai terasa di berbagai penjuru. Namun, bagi pasangan selebritas Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, momen ini bukan sekadar tentang ritual tahunan atau membeli sapi berukuran raksasa. Lebih dari itu, Atta memanfaatkan momentum ini sebagai madrasah pertama bagi kedua buah hatinya, Ameena dan Azura, untuk memahami esensi pengabdian kepada Sang Pencipta.
Suami dari Aurel Hermansyah ini mengaku sengaja meluangkan waktu khusus untuk berkisah tentang sejarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Melalui cerita tersebut, ia ingin menanamkan fondasi spiritual bahwa ketaatan kepada Tuhan adalah segalanya. “Aku mencoba menyampaikan ceritanya dengan bahasa yang sederhana. Bagaimana dulu Nabi Ismail diperintahkan Tuhan untuk dikurbankan sebagai bentuk ujian cinta,” ungkap Atta saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Dialog Hangat Ayah dan Anak Tentang Makna Kurban
Mendengar kisah yang menyentuh hati tersebut, Atta menceritakan bahwa Ameena dan Azura sempat menunjukkan reaksi terkejut. Kepolosan anak-anak muncul saat mereka mempertanyakan mengapa seorang ayah tega mengurbankan anaknya sendiri. Di sinilah, Atta memberikan penjelasan filosofis tentang prioritas cinta dalam hidup.
“Mereka sempat bertanya, ‘Kok anaknya dikurbankan, Pa?’. Aku jelaskan bahwa itu adalah simbol bahwa saking besarnya cinta kepada Allah, tidak boleh ada hal duniawi yang mengalahkan cinta tersebut,” tuturnya. Baginya, penting untuk mengajarkan bahwa kecintaan terhadap orang tua, anak, maupun harta benda, tidak boleh melampaui kecintaan kepada Tuhan yang memberikan segalanya.
Perjalanan Jauh Demi Pengalaman Langsung
Tak hanya sekadar teori di dalam rumah, Atta juga mengajak anak-anaknya terjun langsung ke lapangan dalam mencari hewan kurban terbaik. Meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan hingga memakan waktu 3-4 jam pulang-pergi, Atta merasa pengalaman empiris ini sangat berharga bagi Ameena dan adiknya.
“Walaupun di navigasi bilangnya cuma satu jam, kenyataannya bisa dua jam lebih. Tapi tidak apa-apa, supaya mereka merasakan suasana perkampungan, masuk ke kandang-kandang, dan melihat bagaimana proses hunting kurban yang sesungguhnya. Ini adalah bulan yang luar biasa,” jelas sang YouTuber populer tersebut.
Menyelami Keutamaan Bulan Zulhijah
Selain edukasi mengenai kurban, Atta Halilintar juga menyoroti keistimewaan bulan Zulhijah secara keseluruhan, termasuk ibadah puasa Arafah. Ia berharap keluarga kecilnya bisa meraih keberkahan dari amalan-amalan di bulan mulia ini yang dipercaya dapat menghapuskan dosa di masa lalu maupun yang akan datang.
Antusiasme Ameena dan Azura terlihat jelas saat mereka berinteraksi langsung dengan hewan ternak di peternakan. Tanpa rasa takut, mereka ikut memberi makan sapi dan kambing. Momen ini menjadi jembatan bagi Atta untuk mengajarkan rasa syukur dan empati. Meski di tahun-tahun sebelumnya mereka sudah ikut dalam ritual kurban, Atta merasa tahun inilah waktu yang tepat bagi mereka untuk benar-benar memahami maknanya secara mendalam.
Melibatkan Anak dalam Proses Berbagi
Terkait proses penyembelihan, Atta memilih untuk tetap menjaga sensitivitas anak-anaknya. Ia kemungkinan besar belum akan mengajak mereka menyaksikan langsung detik-detik penyembelihan hewan. Fokus utamanya saat ini adalah keterlibatan mereka dalam proses merawat hewan hingga tahap pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Mungkin kalau proses penyembelihannya tidak dulu ya. Tapi lebih ke proses merawat hewannya sebelumnya, lalu saat pembagian dagingnya nanti. Mereka harus merasakan bagaimana nikmatnya berbagi dengan sesama,” pungkas Atta menutup pembicaraan mengenai persiapan Idul Adha keluarganya.