Ikuti Kami
kabarmalam.com

Jeritan Hati Quentin Stanislavski: Saat Kerinduan pada Epy Kusnandar Dibalas Hujatan Netizen

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 15 Mei 2026 20:35 WIB
Jeritan Hati Quentin Stanislavski: Saat Kerinduan pada Epy Kusnandar Dibalas Hujatan Netizen

Kabarmalam.com — Kepergian aktor kawakan Epy Kusnandar meninggalkan duka yang belum sepenuhnya pulih bagi keluarganya. Namun, di tengah masa berkabung yang sunyi, sang putra, Quentin Stanislavski Kusnandar, justru harus menelan pil pahit akibat ulah tak terpuji oknum netizen di jagat maya.

Langkah hukum akhirnya diambil oleh sang ibunda, Karina Ranau, yang secara resmi melayangkan laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan ini dipicu oleh rentetan komentar kasar yang dinilai telah melampaui batas kewajaran, terlebih lagi ujaran kebencian tersebut muncul di saat Quentin tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17.

Luka di Tengah Momen Pertambahan Usia

Beranjak dewasa seharusnya menjadi momen yang membahagiakan. Namun bagi Quentin, ulang tahun kali ini terasa begitu menyesakkan. Ia tak menyangka bahwa unggahan momen spesialnya justru menjadi sasaran empuk bagi mereka yang tak memiliki empati.

Baca Juga  Karina Ranau Tak Beri Ampun, Seret Netizen Penghina Mendiang Epy Kusnandar ke Jalur Hukum

“Sedih, cuma ya apalagi, aku kan nggak bisa ngapa-ngapain, belum bisa bertindak apa-apa,” tutur Quentin saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2026) malam. Dengan nada bicara yang tenang namun sarat akan kekecewaan, ia mencoba tegar menghadapi badai komentar negatif tersebut.

Selama ini, Quentin mengaku lebih banyak diam dan menghindari konflik. Ia menyebut sang ibunda adalah sosok pelindung utama yang selalu berdiri di depan jika ada hal-hal yang mengusik ketenangan mereka. “Biasanya kalau ngerasain hal yang sama-sama Bunda, Bunda yang gerak duluan. Aku lebih kasihan sama orang-orang kayak gitu, sebenarnya nggak mau tahu juga siapa yang komen,” tambahnya.

Kerinduan Mendalam pada Sosok Sang Ayah

Bagi Quentin, merayakan ulang tahun bukanlah tentang pesta pora yang megah. Sejak dulu, keluarga mereka terbiasa merayakannya secara sederhana namun penuh makna. Hal yang paling ia rindukan adalah kehadiran fisik sang ayah, sosok yang selalu memberikan kejutan manis setiap tahunnya.

Baca Juga  Prestasi Gemilang El Barack Alexander: Lulus SD dengan Nilai Sempurna Tanpa Bantuan Les

“Aku nggak pernah ulang tahun bikin acara gitu, dari dulu emang nggak pernah. Cuma biasanya setiap aku ulang tahun, Papi pasti nyempetin nge-surprisein, bawain kue atau apa gitu,” kenangnya dengan mata yang menerawang jauh. Kehangatan kecil seperti itulah yang kini hilang dan tak mungkin kembali.

Belajar Mandiri Tanpa Mentor Terbaik

Kehilangan Epy Kusnandar bukan hanya soal kehilangan figur orang tua, tetapi juga kehilangan mentor dalam dunia seni peran. Quentin yang kini mulai menapaki jejak sang ayah di dunia akting merasa ada kekosongan besar saat harus mendalami sebuah karakter.

“Yang paling dirindukan ya kehadirannya aja. Kalau misalnya aku nanya sesuatu, apalagi ini mau syuting, biasanya dibantuin buat mendalami peran. Sekarang ya harus coba-coba sendiri,” ungkapnya menutup pembicaraan.

Baca Juga  Muak dengan Hinaan Terhadap Mendiang Epy Kusnandar, Karina Ranau Resmi Tempuh Jalur Hukum

Kini, Quentin bertekad untuk terus melangkah maju meski tanpa bimbingan langsung dari Epy Kusnandar. Baginya, cara terbaik untuk menghormati sang ayah adalah dengan terus berkarya dan tidak membiarkan komentar jahat netizen mematikan semangatnya dalam mengejar cita-cita di industri hiburan Indonesia.

Tentang Penulis
Darman
Darman