Ikuti Kami
kabarmalam.com

Waspada! 5 Makanan Harian yang Ternyata ‘Disukai’ Sel Kanker, Kenali Bahaya Akrilamida

Wahid | kabarmalam.com
Selasa, 12 Mei 2026 19:34 WIB
Waspada! 5 Makanan Harian yang Ternyata 'Disukai' Sel Kanker, Kenali Bahaya Akrilamida

Kabarmalam.com — Ancaman penyakit kanker kini semakin nyata di tengah gaya hidup modern yang serba praktis. Penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel abnormal ini masih menjadi salah satu penyumbang angka kematian tertinggi di dunia. Meski faktor genetik kerap disalahkan, nyatanya asupan makanan sehari-hari memegang peranan krusial dalam memicu perkembangan sel mematikan tersebut.

Sejumlah riset kesehatan terbaru menyoroti keberadaan senyawa kimia bernama akrilamida yang kerap bersembunyi di balik makanan lezat kita. Zat ini bukan datang dari bahan tambahan sengaja, melainkan muncul secara alami akibat proses memasak tertentu. Bagi Anda yang peduli dengan tips hidup sehat, memahami risiko di balik piring makan Anda adalah langkah awal pencegahan yang sangat penting.

Mengenal Akrilamida: Si Karsinogen Tersembunyi

Menurut laporan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida terbentuk pada makanan nabati yang kaya akan pati saat diproses dengan suhu tinggi, yakni di atas 120 derajat Celsius. Proses seperti menggoreng, memanggang, atau membakar menjadi pemicu utama terbentuknya zat ini. Berbagai lembaga kesehatan dunia telah mengategorikan akrilamida sebagai karsinogen potensial yang dapat meningkatkan risiko gejala kanker pada manusia jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

Baca Juga  Waspada 'Silent Killer'! Hipertensi pada Anak Muda Picu Risiko Komplikasi Jantung dan Ginjal Lebih Dini

Berikut adalah lima jenis makanan yang diketahui mengandung kadar akrilamida tinggi dan sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia:

1. Gorengan dan Keripik Kentang

Siapa yang bisa menolak renyahnya kentang goreng atau keripik kentang? Sayangnya, kedua camilan ini merupakan sumber utama akrilamida. Senyawa ini terbentuk ketika gula alami dalam kentang bereaksi dengan asam amino saat dipanaskan pada suhu ekstrem. Semakin gelap warna kecokelatan pada gorengan, semakin tinggi pula kadar akrilamida yang terkandung di dalamnya. Studi menunjukkan kadar akrilamida pada keripik kentang bisa menembus angka 2.000 µg/kg. Untuk menekan risiko, cobalah beralih ke metode merebus atau menggunakan air fryer yang lebih minim risiko bagi kesehatan tubuh.

2. Biskuit dan Kue Kering Kemasan

Camilan manis yang sering menemani waktu santai ini ternyata menyimpan bahaya tersendiri. Karena dipanggang dalam suhu tinggi agar mendapatkan tekstur yang pas, biskuit kemasan sering kali memiliki kadar akrilamida yang signifikan, berkisar antara 160 hingga 1.000 µg/kg. Selain masalah zat kimia tersebut, penggunaan gula rafinasi dan pengawet tambahan juga patut diwaspadai agar tidak memperburuk kondisi kesehatan Anda di masa depan.

Baca Juga  Waspada! Gaya Hidup 'Kekinian' yang Mengintai Kesehatan Ginjal Anak Muda

3. Roti yang Dipanggang Hingga Gosong

Banyak orang menyukai aroma roti yang dipanggang lama hingga berwarna cokelat gelap. Namun, warna gelap tersebut sebenarnya adalah tanda terjadinya reaksi kimia yang memicu pembentukan akrilamida. Roti panggang yang terlalu gosong disebut-sebut mengandung hingga 500 µg/kg zat pemicu kanker. Sebagai alternatif yang lebih aman, pilihlah roti gandum utuh dan pangganglah dengan suhu sedang hingga berwarna kuning keemasan saja demi menjaga makanan bergizi tetap aman dikonsumsi.

4. Biji Kopi yang Diproses Terlalu Lama

Kopi adalah minuman wajib bagi banyak orang, namun proses penyangraian (roasting) biji kopi juga menghasilkan akrilamida. Kopi instan dalam bentuk bubuk tercatat memiliki kadar yang lebih tinggi dibandingkan kopi seduhan manual, yakni mencapai 100 hingga 400 µg/kg. Selain risiko kanker, konsumsi kopi berlebih juga dapat memicu masalah kesehatan lambung seperti asam lambung atau gastritis, terutama jika dikonsumsi saat perut masih kosong di pagi hari.

Baca Juga  Rahasia Medis Netanyahu Terungkap: Sempat Berjuang Melawan Tumor Ganas Usai Operasi Prostat

5. Sereal Sarapan Instan

Sereal sering dianggap sebagai menu sarapan praktis untuk keluarga. Namun, proses pemanggangan suhu tinggi pada produk seperti corn flakes membuat makanan ini rentan mengandung akrilamida tinggi, terutama pada varian yang memiliki kadar gula tinggi. Riset menunjukkan kadarnya bisa mencapai 1.200 µg/kg tergantung pada metode pengolahannya. Beralih ke bahan alami seperti oat atau biji-bijian tradisional jauh lebih disarankan untuk menjaga gaya hidup sehat Anda tetap terjaga.

Meski penelitian mengenai dampak langsung akrilamida masih terus dikembangkan, membatasi paparan zat ini adalah langkah bijak. Mulailah dengan memperhatikan cara memasak di rumah dan lebih selektif dalam memilih produk kemasan demi investasi kesehatan jangka panjang.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid