Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi: Karyawan Alice Norin Selamat dari Maut, 15 Orang Dinyatakan Meninggal
Selasa, 28 Apr 2026 15:33 WIB
Kabarmalam.com — Suasana duka menyelimuti dunia transportasi tanah air menyusul insiden tabrakan hebat yang melibatkan rangkaian kereta api di kawasan Bekasi. Di tengah kemelut tersebut, pesinetron Alice Norin membawa kabar mengejutkan bahwa salah satu orang terdekatnya turut menjadi korban dalam peristiwa nahas yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur tersebut.
Melalui unggahan di Instagram Stories pribadinya, Alice mengungkapkan rasa syok yang mendalam. Dalam satu malam, ia menerima laporan bahwa dua orang stafnya mengalami musibah di lokasi berbeda. Satu orang menjadi korban dalam insiden kecelakaan kereta di Bekasi, sementara satu staf lainnya mengalami kecelakaan saat menggunakan jasa ojek online.
Kondisi Karyawan Alice Norin: Terlempar Keluar Rangkaian
Alice Norin menceritakan betapa mengerikannya situasi yang dialami timnya. Berdasarkan pesan singkat yang dibagikan dalam grup internal pekerjaannya, diketahui bahwa karyawan yang berada di dalam kereta tersebut sempat terlempar keluar saat benturan keras terjadi. Meski mengalami kejadian traumatis, Alice mengaku sangat bersyukur karena nyawa sang karyawan masih terlindungi.
“Keduanya alhamdulillah tidak ada patah tulang, tapi saat ini masih dalam proses observasi dan pemulihan intensif. Mohon doanya ya teman-teman,” tulis Alice Norin saat mengabarkan kondisi terkini timnya kepada para pengikutnya di media sosial.
Kronologi Kecelakaan: Efek Domino Bermula dari Taksi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tragedi Bekasi ini bermula dari insiden kecil yang memicu dampak besar. Sebuah taksi dilaporkan tertemper rangkaian KRL di perlintasan yang tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Hal ini menyebabkan rangkaian KRL terpaksa berhenti darurat untuk menunggu evakuasi dan pemeriksaan.
Nahas, di saat KRL sedang berhenti, rangkaian KA Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan. Lokomotif kereta jarak jauh tersebut menghantam bagian belakang KRL dengan kekuatan yang cukup besar, mengakibatkan kerusakan parah pada gerbong.
Data Korban: 15 Orang Meninggal Dunia
Pihak kepolisian telah mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa dalam insiden ini terus bertambah. Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting, menyatakan bahwa hingga saat ini tercatat ada 15 orang yang dinyatakan meninggal dunia.
“Iya betul, data terbaru menunjukkan 15 orang meninggal dunia,” ujar Martinus saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri (RS Polri), Jakarta. Sebagian besar jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, untuk jumlah korban luka-luka, petugas medis dan pihak terkait masih terus melakukan pendataan rinci di beberapa rumah sakit terdekat. Insiden ini menjadi catatan kelam bagi layanan transportasi publik, dan penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti serta evaluasi sistem keamanan perjalanan kereta api di jalur tersebut.