Ratapan Ammar Zoni di Balik Jeruji: Penyesalan Mendalam Kehilangan Momen Berharga Bersama Anak
Sabtu, 04 Apr 2026 14:37 WIB
Kabarmalam.com — Dinding dingin penjara rupanya tidak hanya membatasi ruang gerak Ammar Zoni, tetapi juga merampas momen-momen emas yang seharusnya ia habiskan bersama buah hatinya. Usai menjalani persidangan dengan agenda pembacaan pledoi, aktor bertubuh kekar ini tak mampu membendung rasa sesalnya. Baginya, waktu yang terbuang di balik jeruji besi adalah kehilangan terbesar yang tidak akan pernah bisa ia tebus dengan apa pun.
Kerinduan Ammar kepada anak-anaknya tampaknya sudah mencapai titik puncak. Melalui kuasa hukumnya, Jon Mathias, terungkap bahwa hingga saat ini komunikasi antara Ammar dan anak-anaknya masih sangat terbatas. Ammar hanya bisa mengobati rasa rindu dengan menatap lembaran foto yang dibawakan oleh adiknya ke dalam sel.
Komunikasi Terbatas dan Harapan Pertemuan
“Untuk saat ini, komunikasinya baru sebatas foto yang diberikan adiknya. Kami juga berencana akan berdiskusi lebih lanjut dengan Ammar, apakah dia merasa perlu untuk bertemu langsung atau belum,” ujar Jon Mathias saat memberikan keterangan di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (3/4/2026). Jon menambahkan bahwa secara hukum, hasil putusan perceraian antara Ammar dan Irish Bella sebenarnya tetap menjamin hak Ammar untuk melihat darah dagingnya sendiri.
Pihak pengacara meyakini bahwa Irish Bella adalah sosok yang bijaksana. Selama komunikasi dilakukan dengan cara yang santun dan demi kepentingan psikologis anak, Jon optimis tidak akan ada hambatan berarti. Jon Mathias juga berniat menjalankan fungsinya sebagai kuasa hukum untuk memastikan keputusan Pengadilan Agama terkait hak kunjung tetap terlaksana dengan baik, meskipun hak asuh penuh kini berada di tangan mantan istrinya.
Suara Hati Sang Ayah yang Terpukul
Di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (2/4/2026), suasana berubah menjadi haru ketika Ammar mulai berbicara tentang masa depan anak-anaknya. Baginya, anak adalah prioritas utama yang kini terasa sangat jauh karena kasus hukum yang menjeratnya berulang kali. “Anak-anak adalah nomor satu. Sebagai seorang bapak, saya sadar betul telah membuang waktu kebersamaan yang tidak akan pernah bisa terulang lagi,” tutur Ammar dengan nada suara yang bergetar.
Meski tidak mengetahui secara detail kondisi harian anak-anaknya di bawah asuhan Irish Bella, Ammar mengaku selalu mendoakan kesehatan dan kebahagiaan mereka setiap hari. Ia bahkan menyampaikan sebuah pesan yang menyayat hati, berharap agar anak-anaknya mendapatkan figur ayah yang jauh lebih baik daripada dirinya saat ini.
Janji untuk Bangkit dari Keterpurukan
Ammar Zoni menyadari bahwa citranya sebagai seorang kepala keluarga telah terluka parah. Namun, di tengah keputusasaan itu, terselip sebuah janji besar. Ia berambisi untuk menjalani proses hukum dan kemungkinan rehabilitasi dengan sungguh-sungguh agar bisa benar-benar bersih dan kembali menjadi sosok yang bisa diandalkan.
“Saya berharap mereka bahagia di sana bersama mamanya. Saya ingin mereka mendapatkan bapak yang benar, yang baik, tidak seperti saya. Saya akan berusaha menunjukkan kalau saya bisa bangkit dari keterpurukan ini dan membuktikan bahwa saya bisa berubah,” tegasnya dengan penuh tekad. Ketika didesak untuk memberikan pesan langsung kepada buah hatinya, Ammar mendadak emosional dan memilih untuk mengakhiri pembicaraan karena tak kuasa menahan kesedihan.