Ikuti Kami
kabarmalam.com

Horor di Stasiun Bekasi Timur: KA Jarak Jauh Hantam KRL dari Belakang, Sejumlah Penumpang Luka-Luka

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 27 Apr 2026 22:35 WIB
Horor di Stasiun Bekasi Timur: KA Jarak Jauh Hantam KRL dari Belakang, Sejumlah Penumpang Luka-Luka

Kabarmalam.com — Suasana mencekam menyelimuti Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Sebuah insiden kecelakaan hebat terjadi melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh yang menabrak rangkaian KRL Commuter Line. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan kerusakan parah pada gerbong kereta dan melukai sejumlah penumpang yang tengah berada di dalam rangkaian.

Detik-Detik Benturan Keras di Jalur 1

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan, peristiwa bermula ketika rangkaian Commuter Line tujuan Cikarang sedang berhenti sempurna di Jalur 1. Namun, secara tak terduga, sebuah KA Jarak Jauh yang melaju kencang dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menghantam bagian belakang KRL tersebut dengan keras.

Baca Juga  Menelusuri Jejak Tragedi di Rel Bekasi: KNKT Selidiki Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line

Kekuatan benturan yang begitu masif menyebabkan gerbong bagian belakang KRL hancur berantakan. “Bagian belakang benar-benar hancur. Kami semua panik dan langsung dievakuasi oleh petugas serta warga sekitar yang datang menolong,” ujar Heri, salah satu penumpang yang berhasil selamat dari insiden maut tersebut.

Kepanikan Luar Biasa dan Proses Evakuasi

Hingga pukul 21.50 WIB, situasi di Stasiun Bekasi Timur masih tampak semrawut. Petugas gabungan bersama masyarakat terus berupaya mengevakuasi para korban dari dalam gerbong. Beberapa penumpang dilaporkan mengalami luka-luka cukup serius, bahkan ada yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat guncangan hebat saat tabrakan terjadi.

Potret kepanikan terekam jelas dalam berbagai dokumentasi di lokasi kejadian. Terlihat para penumpang saling bahu-membahu menolong sesama di area peron. Pemandangan pilu tampak saat beberapa korban terduduk lemas menahan sakit, sementara yang lain berusaha menyumbat luka di bagian kepala menggunakan handuk dan kain seadanya.

Baca Juga  Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi: Karyawan Alice Norin Selamat dari Maut, 15 Orang Dinyatakan Meninggal

Kesaksian Penumpang: Terpental Hingga Gerbong Depan

Rendi Pangestu, salah seorang penumpang yang berada di dalam kereta saat kejadian, menceritakan betapa mengerikannya momen benturan tersebut. Ia menggambarkan bagaimana suasana tenang mendadak berubah menjadi horor dalam hitungan detik.

“Begitu ditabrak, semua orang langsung berteriak. Kaca-kaca pecah semua. Kami yang berada di gerbong depan saja sampai mental (terpental) sejauh itu, saya tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi mereka yang ada di gerbong belakang yang dihantam langsung,” ungkap Rendi dengan nada gemetar.

Saat ini, rangkaian KRL yang terdampak masih tertahan di sisi peron dengan kondisi lampu padam total dan pintu terbuka lebar. Pihak otoritas terkait sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap penyebab terjadinya malfungsi koordinasi jalur yang memicu kecelakaan kereta fatal ini. Akibat peristiwa ini, perjalanan kereta api di jalur tersebut mengalami gangguan jadwal yang cukup signifikan.

Baca Juga  Kisah Pilu Keluarga Arinjani: Sempat Berpencar Cari Keberadaan Sang Auditor Sebelum Kabar Duka Tiba
Tentang Penulis
Husnul
Husnul