Ikuti Kami
kabarmalam.com

Seret Nama ke Pusaran Hoaks 750 Dapur MBG, Uya Kuya Ambil Langkah Tegas ke Jalur Hukum

Wahid | kabarmalam.com
Senin, 20 Apr 2026 06:34 WIB
Seret Nama ke Pusaran Hoaks 750 Dapur MBG, Uya Kuya Ambil Langkah Tegas ke Jalur Hukum

Kabarmalam.com — Jagat media sosial tanah air kembali dihebohkan dengan kabar miring yang menyeret nama presenter sekaligus politisi, Uya Kuya. Pria yang kini menduduki kursi legislator dari Fraksi PAN tersebut mendadak menjadi sorotan setelah dituduh mengelola 750 dapur dalam program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Isu ini pertama kali mencuat dan menjadi viral setelah akun Instagram @panglimarakyatkonoha mengunggah narasi yang menyebut Uya sebagai sosok di balik operasional ratusan dapur tersebut. Unggahan itu bahkan membungkus klaim tersebut sebagai bentuk kontribusi besar sang artis bagi masa depan bangsa. Namun, alih-alih merasa terapresiasi, Uya Kuya justru merasa difitnah.

Klarifikasi Tegas: Hanya Punya Satu Restoran

Melalui unggahan di Instagram Story pribadinya, Uya Kuya dengan tegas membantah keterlibatannya dalam bisnis dapur MBG tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar adalah murni kebohongan publik atau hoaks.

Baca Juga  Ancaman Tersembunyi di Balik Plastik: Jutaan Bayi Terancam Lahir Prematur Akibat Paparan Zat Kimia

“Sampai sekarang saya hanya memiliki dapur restoran @rm_aslirasa di Bendungan Hilir,” tulis Uya dalam klarifikasinya. Saat ditemui awak media pada Minggu (19/4/2025), ia juga mengungkapkan rasa herannya terhadap asal-usul narasi tersebut. “Yang saya bingung, dari mana cerita saya punya 750 dapur MBG. Saya tidak punya satu pun dapur itu,” imbuhnya dengan nada skeptis.

Menempuh Jalur Hukum: Polda Metro Jaya Terima Laporan

Uya Kuya tampaknya tak ingin membiarkan fitnah ini berlarut-larut. Sebagai langkah serius, ia resmi melaporkan akun penyebar berita bohong tersebut ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut telah teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/TV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, telah mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Ia menyatakan pihak kepolisian tengah mendalami dugaan penyebaran informasi palsu yang merugikan pihak pelapor. Langkah hukum ini diambil Uya bukan tanpa alasan; ia mengaku trauma dengan kejadian masa lalu di mana rumahnya pernah dijarah akibat provokasi dari video-video hoaks yang diedit sedemikian rupa.

Baca Juga  Klarifikasi Badan Gizi Nasional Soal Anggaran Zoom Rp 5,7 Miliar: Investasi Koordinasi Demi Program Makan Bergizi Gratis

Dukungan juga datang dari sang istri, Astrid Kuya. Ia menegaskan bahwa pihak keluarga tidak akan tinggal diam terhadap oknum yang mencoba mencemarkan nama baik mereka. “Berita hoaks! Ini fitnah. Semua yang menyebarkan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Astrid.

Dapur MBG dan Regulasi Badan Gizi Nasional

Di tengah polemik ini, pihak pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan terkait siapa saja yang diperbolehkan menjadi mitra penyedia dapur dalam program Makan Bergizi Gratis. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa tidak ada larangan bagi kader partai politik maupun perorangan untuk berkontribusi.

“Siapa pun boleh membantu program MBG, termasuk partai politik. Yang penting dapurnya memenuhi standar kesehatan dan makanannya aman dikonsumsi,” ujar Nanik. Hal ini tertuang dalam petunjuk teknis yang menyebutkan bahwa setiap mitra penyedia fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berhak mendapatkan insentif.

Baca Juga  Komitmen Standar Tinggi, Badan Gizi Nasional Berhentikan Sementara 1.780 Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Berdasarkan Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025, mitra penyedia fasilitas dapur ini bisa mendapatkan insentif sebesar Rp 6 juta per hari selama masa kontrak dua tahun. Menariknya, insentif ini tetap diberikan secara reguler meskipun dapur sedang tidak beroperasi pada hari libur nasional atau cuti bersama, guna menjaga keberlangsungan operasional mitra.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid