Kenzo Wibowo Pilih Jalur Bisnis dan Teologi, Ari Wibowo Beri Kebebasan Penuh Tanpa Kekangan
Kamis, 25 Jun 2026 15:33 WIB
Kabarmalam.com — Fase transisi menuju kedewasaan sering kali menjadi babak yang penuh dengan pertimbangan besar, tak terkecuali bagi keluarga aktor senior Ari Wibowo. Sang putra bungsu, Kenzo Wibowo, baru saja merayakan kelulusannya dari jenjang sekolah menengah dan kini bersiap menapakkan kaki di dunia perguruan tinggi yang penuh tantangan.
Bagi Ari, seremoni kelulusan dan pemakaian toga bukan sekadar perayaan akademik biasa. Baginya, momen ini adalah garis start bagi Kenzo untuk memikul tanggung jawab yang lebih nyata sebagai seorang pria dewasa. Kini, di usia 18 tahun, Kenzo dinilai sudah cukup matang untuk menentukan arah hidupnya sendiri.
Melangkah Keluar dari Bayang-Bayang Nama Besar
Lahir dan tumbuh di tengah keluarga yang akrab dengan lampu sorot industri hiburan, banyak yang menduga Kenzo akan mengikuti jejak sang ayah. Namun, realitanya justru berbanding terbalik. Kenzo dengan tegas menyatakan bahwa dirinya belum tertarik untuk terjun ke dunia hiburan yang telah membesarkan nama ayahnya.
“Sejauh ini tidak (tertarik jadi artis),” ungkap Kenzo singkat saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Pilihan ini rupanya tidak membuat Ari Wibowo berkecil hati. Sebaliknya, aktor berusia 53 tahun tersebut justru merasa bangga karena sang putra memiliki prinsip yang kuat mengenai masa depannya.
Fokus pada Bisnis dan Studi Teologi
Alih-alih mengejar karier di depan kamera, Kenzo telah memantapkan hati untuk mendalami bidang bisnis. Tak hanya itu, ada sisi spiritualitas yang ingin ia pertajam melalui rencana studi di sekolah teologi. Ari menjelaskan bahwa putranya tersebut telah memilih untuk melanjutkan pendidikan di salah satu kampus swasta kenamaan di Indonesia.
“Saya memberikan kebebasan penuh kepadanya untuk memilih apa yang ingin dia lakukan. Kebetulan Kenzo memilih bidang bisnis dan berencana mengambil sekolah teologi juga. Sebagai orang tua, saya hanya berpesan, silakan dijalani dengan sungguh-sungguh,” ujar Ari dengan nada bijak.
Gaya Parenting Tanpa Aturan Ketat
Di balik keputusan-keputusan besar Kenzo, terselip pola asuh yang cukup santai namun tetap berlandaskan kepercayaan. Ari Wibowo mengaku bukan tipe orang tua yang memaksakan kehendak atau menerapkan aturan yang terlalu mengekang. Ia lebih memilih untuk memberikan ruang bagi anak-anaknya agar belajar mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas konsekuensinya.
Beberapa poin utama dalam pola asuh Ari Wibowo antara lain:
- Kebebasan Memilih: Memberikan hak penuh kepada anak untuk menentukan minat dan bakatnya.
- Kepercayaan: Tidak bersikap strict atau terlalu mengekang selama anak menunjukkan kedewasaan.
- Tanggung Jawab: Mengajarkan bahwa setiap usia membawa beban tanggung jawab yang berbeda.
- Dukungan Moral: Selalu hadir sebagai pendukung utama dalam setiap langkah positif yang diambil sang anak.
Ari menutup perbincangan dengan menekankan bahwa kedewasaan seorang anak tidak bisa dipaksakan melalui aturan yang kaku. “Saya melihat tingkat kedewasaan masing-masing anak. Jika mereka sudah cukup dewasa untuk memahami apa yang boleh dan tidak, maka mereka sudah bisa berjalan sendiri tanpa perlu terlalu banyak campur tangan,” pungkasnya.