Komitmen Evan Marvino Usai Rujuk: Belajar Kontrol Emosi dan Perbaiki Komunikasi Demi Keutuhan Keluarga
Selasa, 23 Jun 2026 06:34 WIB
Kabarmalam.com — Badai dalam rumah tangga aktor ternama Evan Marvino tampaknya mulai mereda. Setelah sempat diguncang isu dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang memicu kehebohan publik, bintang sinetron ini kini memilih jalan untuk berbenah. Evan menyadari sepenuhnya bahwa ketidakmampuan mengendalikan ego dan emosi telah membawa dampak serius bagi keutuhan keluarganya bersama Uffridatun Nitami.
Keputusan untuk kembali bersatu atau rujuk bukanlah langkah yang diambil secara instan. Melalui proses mediasi panjang yang melibatkan keluarga besar, Evan dan sang istri sepakat untuk membuka lembaran baru. Saat ini, keduanya sedang berada dalam fase penyembuhan emosional untuk membasuh luka-luka lama akibat perselisihan masa lalu.
Menjadi Versi Terbaik untuk Buah Hati
Ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini, Evan mengungkapkan tekadnya untuk bertransformasi. Ia menyadari bahwa sebagai kepala keluarga, ketenangan adalah kunci utama dalam menghadapi setiap dinamika masalah rumah tangga.
“Perkembangannya saat ini, kami sedang berusaha menutup luka lama dan mencoba menjadi versi yang lebih baik lagi untuk ke depannya,” ungkap Evan dengan nada bicara yang lebih tenang.
Salah satu motivasi terbesarnya untuk berubah adalah kehadiran kedua buah hatinya. Memiliki dua anak perempuan membuat aktor berusia 31 tahun ini merefleksikan kembali sikapnya. Ia berjanji akan lebih sabar dan tidak mudah terpancing emosi yang meledak-ledak.
“Saya harus lebih introspeksi diri. Ke depannya harus lebih sabar lagi, jangan gampang terpancing emosi, dan berusaha lebih kalem. Apalagi anak saya dua-duanya perempuan, saya harus memberikan contoh yang baik,” tuturnya lagi.
Memperbaiki Pola Komunikasi dan Menjaga Privasi
Selain masalah temperamen, Evan mengakui bahwa akar dari keretakan hubungan mereka sebelumnya adalah pola komunikasi pasangan yang kurang sehat. Seringkali, ego masing-masing menghalangi kemampuan untuk saling mendengarkan dan mengerti sudut pandang satu sama lain.
Beberapa hal yang kini menjadi fokus perbaikan mereka antara lain:
- Membangun komunikasi yang lebih terbuka dan jujur tanpa tendensi menyalahkan.
- Belajar untuk saling mengerti sifat dan karakter masing-masing secara lebih mendalam.
- Menjaga privasi rumah tangga agar tidak menjadi konsumsi publik.
Evan juga memetik pelajaran berharga mengenai dampak media sosial dalam kehidupan pribadi. Ia menyesalkan bagaimana konflik domestiknya sempat menjadi viral akibat unggahan di dunia maya. Baginya, menjaga rahasia di balik pintu rumah adalah bentuk perlindungan terbaik bagi mental anggota keluarga dan nama baik mereka.
“Apapun yang terjadi di dalam rumah tangga, ya cukup kami berdua saja yang tahu dan menyelesaikannya di rumah,” pungkas Evan menutup pembicaraan.
Kini, publik berharap langkah perdamaian ini menjadi titik balik bagi selebriti tersebut untuk membangun keluarga yang lebih harmonis dan jauh dari isu miring di masa depan.