Aksi Tegas FIFA Terhadap Rasisme: YouTuber Korea inoCat Diundang Jadi Tamu VIP di Piala Dunia 2026
Jumat, 19 Jun 2026 21:35 WIB
Kabarmalam.com — Pesta akbar sepak bola dunia yang seharusnya menjadi ajang pemersatu bangsa justru menyisakan cerita pahit bagi Yoon Su Jin. YouTuber ternama asal Korea Selatan yang lebih dikenal dengan nama panggung inoCat ini harus menelan pil pahit saat menjadi korban tindakan diskriminatif di tribun penonton Piala Dunia 2026.
Kronologi Insiden yang Memicu Amarah Netizen
Yoon Su Jin, yang memiliki basis penggemar mencapai 6,6 juta pengikut di YouTube dan jutaan lainnya di TikTok, awalnya berniat membagikan euforia mendukung tim nasionalnya. Namun, sebuah video yang ia unggah di akun Instagram @inocat_t memperlihatkan sisi gelap dari kerumunan suporter yang tidak bertanggung jawab.
Dalam video bertajuk “POV: When you experienced racism at the World Cup,” terlihat jelas seorang pria yang duduk tepat di belakangnya melakukan gestur mengejek dengan menyipitkan mata serta menirukan aksen bicara yang menghina. Video tersebut dengan cepat viral, menembus 37,8 juta penayangan, dan memicu gelombang kecaman global terhadap aksi rasisme yang masih saja menghantui lapangan hijau.
Konsekuensi Fatal Bagi Pelaku
Penyelidikan digital netizen dan laporan media lokal Meksiko, Marca, berhasil mengungkap identitas pelaku di balik aksi memuakkan tersebut. Pria itu diketahui bernama Ulises Bernal Miramontes, yang saat itu menjabat sebagai Presiden Asosiasi Insinyur Survei di Negara Bagian Jalisco. Akibat tekanan publik yang masif dan rasa malu yang ditimbulkan, Miramontes akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memilih mengundurkan diri dari jabatannya.
Namun, konsekuensi tidak berhenti di tingkat sosial saja. Pihak FIFA mengambil langkah berani dalam menghadapi kasus ini. Sebagai bentuk komitmen nol toleransi terhadap diskriminasi, otoritas sepak bola dunia tersebut secara resmi memblokir akun Miramontes, sehingga ia kehilangan hak untuk membeli tiket pertandingan di sisa turnamen Piala Dunia 2026.
Dari Trauma Menuju Kehormatan di Kursi VIP
Sebagai bentuk pemulihan dan solidaritas, FIFA memberikan kejutan istimewa bagi Yoon Su Jin. Sang YouTuber diundang secara eksklusif sebagai tamu VIP dalam laga krusial antara Korea Selatan melawan Meksiko di Stadium Guadalajara. Menariknya, momen undangan ini bertepatan dengan Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian, memberikan makna simbolis yang mendalam.
Melalui unggahan terbarunya, Yoon Su Jin mengungkapkan rasa syukur yang luar biasa atas perhatian yang diberikan oleh federasi sepak bola dunia tersebut. Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Matthew Mullen, Kepala Hak Asasi Manusia FIFA, atas pengalaman yang ia sebut sebagai memori yang tak akan pernah terlupakan.
Langkah responsif FIFA ini diharapkan menjadi sinyal keras bagi seluruh suporter di dunia bahwa tindakan kebencian tidak memiliki tempat di panggung olahraga. Perjalanan inoCat dari seorang korban hingga menjadi tamu kehormatan kini menjadi simbol kemenangan martabat manusia di atas prasangka sempit.