Skandal Hanania Group: Polda Metro Jaya Jadwalkan Pemeriksaan 5 Public Figure Terkait Kasus Penipuan Umrah
Jumat, 12 Jun 2026 06:33 WIB
Kabarmalam.com — Pusaran kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang menjerat Hanania Group kini memasuki babak baru. Penyidik Polda Metro Jaya terus bergerak maraton guna menelusuri jejak kerugian ratusan jemaah yang terjebak dalam janji manis biro perjalanan tersebut. Hingga saat ini, sejumlah nama besar dari kalangan influencer dan artis terus dipanggil untuk memberikan kesaksian terkait keterlibatan mereka dalam mempromosikan layanan travel tersebut.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengungkapkan bahwa penanganan perkara ini ditangani secara intensif oleh Subdit Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum. Data terbaru menunjukkan skala kerugian yang cukup masif dengan jumlah saksi yang diperiksa mencapai angka ratusan.
“Sejauh ini, tim penyidik telah meminta keterangan dari 140 orang saksi. Dari jumlah tersebut, 122 di antaranya adalah saksi korban, sementara sisanya merupakan saksi yang mengetahui peristiwa secara langsung,” terang Andaru saat memberikan keterangan di markas Polda Metro Jaya, Kamis (11/6/2026).
Ratusan Jemaah Menjadi Korban Janji Manis
Tragedi ini tidak hanya melibatkan segelintir orang. Menurut Andaru, 122 saksi korban yang telah diperiksa merupakan representasi dari total 337 pax jemaah yang diduga menjadi korban penipuan Hanania Group. Hal ini menunjukkan betapa luasnya dampak dari operasional travel yang kini tengah bermasalah hukum tersebut.
Dalam pengembangannya, terungkap pola kerja sama yang menarik antara pihak travel dengan para tokoh publik. Banyak dari para influencer ini mengaku mendapatkan fasilitas umrah secara cuma-cuma alias gratis. Sebagai imbalannya, mereka diwajibkan mendokumentasikan momen perjalanan tersebut dan mengunggahnya ke media sosial untuk memberikan eksposur positif terhadap brand Hanania Travel.
Deretan Artis di Ruang Pemeriksaan
Gema kasus ini semakin kencang setelah sederet nama beken ikut terseret. Pada Rabu (10/6), penyidik telah memeriksa Thariq Halilintar (MTA), Aaliyah Massaid (AM), serta komedian Anwar Sanjaya (AS). Menariknya, Anwar Sanjaya menunjukkan sikap kooperatif yang luar biasa dengan mengembalikan uang saku sebesar Rp30 juta yang pernah diterimanya dari Hanania Group.
“Saudara AS secara sukarela berniat mengembalikan uang tersebut kepada penyidik, dan saat ini uang itu telah kami lakukan penyitaan sebagai barang bukti,” tambah Andaru. Sebelumnya, artis Paula Verhoeven juga telah memenuhi panggilan dan dicecar sekitar 30 pertanyaan oleh pihak kepolisian.
Jadwal Pemeriksaan Lanjutan
Penyidik telah menyusun agenda ketat untuk hari Jumat, 12 Juni 2026. Sebanyak lima public figure dijadwalkan hadir untuk menjalani pemeriksaan susulan. Mereka adalah sosok yang sebelumnya sempat mengajukan penjadwalan ulang dari agenda pemeriksaan awal pekan lalu.
“Ada lima nama yang kami tunggu kehadirannya besok, yakni saudara RD, saudari CN, SG, DA, dan AJ. Ini adalah proses reschedule dari jadwal hari Senin,” jelasnya. Polisi juga memberikan peringatan keras kepada dua influencer lain, yakni saudari KN dan saudara FBI, yang hingga kini mangkir tanpa konfirmasi. Pihak kepolisian menegaskan akan segera menerbitkan surat panggilan kedua bagi keduanya.
Pemeriksaan mendalam ini bertujuan untuk membedah sejauh mana hubungan profesional para pesohor tersebut dengan Hanania Travel, terutama terkait proses endorsement yang diduga kuat menjadi instrumen penarik minat para jemaah yang kini justru merugi.