Ikuti Kami
kabarmalam.com

Klarifikasi Raffi Ahmad Terkait Kasus Blueray Cargo: Hanya Basa-basi Berujung Polemik

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 12 Jun 2026 06:04 WIB
Klarifikasi Raffi Ahmad Terkait Kasus Blueray Cargo: Hanya Basa-basi Berujung Polemik

Kabarmalam.com — Nama besar Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan hangat di tanah air. Namun, kali ini bukan soal bisnis baru atau koleksi mobil mewahnya, melainkan terseretnya nama sang ‘Sultan Andara’ dalam pusaran kasus dugaan suap Bea Cukai yang melibatkan perusahaan logistik Blueray Cargo. Tak ingin isu liar terus berkembang, Raffi akhirnya angkat bicara dan membeberkan kronologi sebenarnya yang terjadi di balik foto viral di depan toko tersebut.

Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Raffi Ahmad memberikan tiga poin penegasan penting untuk meluruskan keterlibatannya yang dianggap sebagai kesalahpahaman besar.

1. Kehadiran di Depan Toko Blueray Murni Ketidaksengajaan

Raffi menjelaskan bahwa momen dirinya berada di depan kantor Blueray Cargo terjadi saat ia sedang berada di New York, Amerika Serikat. Saat itu, ia tengah mengikuti agenda lari maraton dan berlanjut dengan kegiatan syuting bersama grup ‘The Dudas Minus One’ yang beranggotakan Ariel NOAH, Desta, dan Gading Marten.

Baca Juga  Perjalanan Spiritual Ashanty: Sempat Gagal Dua Kali, Kini Siap Tunaikan Ibadah Haji Mei 2026

Setelah menyantap hidangan di Awang Kitchen—sebuah restoran yang populer bagi kalangan WNI di New York—Raffi dan rekan-rekannya diajak berfoto oleh beberapa orang yang ternyata bekerja di Blueray Cargo. Lokasi toko tersebut memang hanya berjarak beberapa langkah dari restoran tempat mereka makan.

“Satu, dua, tiga toko di sebelahnya itu ada Blueray. Banyak teman-teman Indonesia yang mengajak foto. Beliau memperkenalkan diri, tapi saya jujur tidak kenal sebelumnya,” ungkap Raffi. Ia menegaskan bahwa interaksi tersebut hanyalah sapaan ramah antar sesama orang Indonesia di luar negeri, tanpa ada rencana pertemuan bisnis apalagi transaksi ilegal.

2. Menolak Tawaran Barang Gratis Secara Halus

Poin kedua yang ditegaskan Raffi adalah mengenai tawaran pemberian barang. Dalam percakapan singkat di trotoar New York tersebut, pihak pengelola sempat menawarkan untuk mengirimkan berbagai gadget terbaru, mulai dari iPhone hingga laptop secara cuma-cuma ke Indonesia.

Baca Juga  Skandal Suap Impor: Nama Dirjen Bea Cukai Disebut Terima Ratusan Ribu Dolar Singapura

Raffi Ahmad yang dikenal memiliki relasi luas ini mengaku langsung menolak tawaran tersebut. Baginya, menerima barang gratis dari pihak yang belum dikenal baik bukanlah prinsipnya, terutama jika melalui jalur yang tidak jelas.

“Dia sempat chat, bilang mau kasih gratis. Saya bilang, ‘Aduh, nggak usah, nggak mau kalau gratis’. Saya hanya berusaha sopan dengan bilang ‘Iya, nanti saja kalau ada yang mau dipesan’, tapi itu murni basa-basi agar tidak menyinggung,” jelas bapak tiga anak tersebut. Raffi memastikan tidak ada satu pun transaksi atau pengiriman barang yang terjadi antara dirinya dan pihak Blueray.

3. Kehadiran Saksi Kunci dan Pembelaan Hotman Paris

Untuk memperkuat argumennya, Raffi Ahmad juga menghadirkan seorang saksi kunci bernama Vina, seorang WNI yang pernah bekerja di New York dan mengenal pihak pengelola Blueray, yakni Ci Lili. Melalui testimoni Vina, terungkap bahwa pihak Blueray sendiri merasa bersalah dan merasa iba karena interaksi singkat mereka justru menyeret Raffi ke dalam masalah hukum di Indonesia.

Baca Juga  Ketenangan Amy Qanita Terusik, Ungkap Fakta di Balik Terseretnya Nama Raffi Ahmad dalam Kasus Bea Cukai

Vina menunjukkan bukti percakapan pribadi yang menyatakan bahwa Raffi sama sekali tidak masuk ke dalam toko, melainkan hanya berfoto di depannya. Hal ini pun diamini oleh pengacara kondang Hotman Paris yang mendampingi Raffi dalam konferensi pers tersebut.

“Ini membuktikan klien kami bukanlah konsumen, apalagi bagian dari sindikat. Kirim barang tidak, beli juga tidak, bahkan ditawari gratis pun menolak. Jadi, sangat jelas tidak ada transaksi ilegal di sini,” pungkas Hotman Paris menutup klarifikasi tersebut.

Dengan penjelasan ini, Raffi Ahmad berharap publik dapat melihat fakta yang sebenarnya dan tidak lagi mengaitkan namanya dengan kasus hukum yang sedang berjalan di Bea Cukai.

Tentang Penulis
Darman
Darman