Ikuti Kami
kabarmalam.com

Konflik ART Berbuntut Panjang, Erin Ungkap Dampak Psikologis Serius yang Menimpa Buah Hatinya

Darman | kabarmalam.com
Kamis, 04 Jun 2026 10:33 WIB
Konflik ART Berbuntut Panjang, Erin Ungkap Dampak Psikologis Serius yang Menimpa Buah Hatinya

Kabarmalam.com — Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai perseteruannya dengan mantan Asisten Rumah Tangga (ART), Rien Wartia Trigina, atau yang lebih dikenal sebagai Erin, kini membawa kabar yang cukup memprihatinkan. Bukan sekadar perkara hukum yang menjadi fokus utamanya, melainkan bagaimana badai narasi negatif di ruang publik mulai merembet dan mengguncang ketenangan batin anak-anaknya.

Ujian Berat di Tengah Konsentrasi Belajar

Mantan istri komedian Andre Taulany ini mengungkapkan bahwa tekanan dari pemberitaan yang masif telah menciptakan beban tambahan bagi anak-anaknya. Situasi ini dirasa semakin sulit karena saat ini sang buah hati tengah berjuang menghadapi rangkaian ujian sekolah. Keadaan psikis anak yang tidak stabil tentu menjadi tantangan besar dalam menjaga fokus mereka.

Baca Juga  Potret Toleransi Betrand Peto: Menjalankan Iman Katolik dengan Teguh di Tengah Keberagaman Keluarga

“Anak saya yang kelas 12 sedang ujian, begitu juga dengan anak saya yang berada di London. Sejujurnya, rentetan pemberitaan seperti ini sangat mengganggu konsentrasi mereka. Mereka jadi sulit untuk tetap fokus sepenuhnya pada studi,” ungkap Erin saat memberikan keterangan di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Melawan Narasi Negatif dan Pembunuhan Karakter

Erin tidak menampik bahwa serangan narasi negatif terhadap orang tua sering kali menjadi beban mental yang sulit dipikul oleh anak-anak. Menurutnya, hal yang seharusnya tidak perlu dipikirkan oleh anak seusia mereka, kini justru menjadi ganjalan pikiran yang nyata. Ia merasa perlu melakukan tindakan preventif untuk menjaga kesehatan mental keluarganya agar tidak semakin terpuruk.

Baca Juga  Tragedi Kebakaran Rumah Anisa Rahma dan Anandito Dwis, Begini Kondisi Terkini Keluarga

Sebagai seorang ibu, Erin memilih pendekatan personal dengan memberikan pelukan dan dukungan moral yang intens. Ia berupaya meyakinkan anak-anaknya bahwa segala tuduhan yang beredar tidaklah benar dan akan dibuktikan melalui jalur yang sah. “Saya terus merangkul mereka dan menegaskan bahwa Mama akan membuktikan semua ini salah. Itu yang menjadi pegangan kami saat ini,” tegasnya dengan nada yang penuh keyakinan.

Sanksi Sosial yang Menghantui Keluarga

Senada dengan Erin, Misyal B. Achmad selaku kuasa hukum, menilai bahwa polemik ini sudah mengarah pada upaya pembunuhan karakter. Ia mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari pemberitaan media yang cenderung menyudutkan sebelum adanya keputusan inkrah dari pengadilan. Sanksi sosial dari masyarakat sering kali lebih kejam daripada proses hukum itu sendiri.

Baca Juga  Babak Baru Perselisihan Erin dan ART: Pihak Yayasan Pastikan Tak Ada Sangkut Paut dengan Andre Taulany

“Ini adalah bentuk pembunuhan karakter jika tuduhan-tuduhan tersebut nantinya tidak terbukti. Secara psikologis, jelas ini membuat mereka sangat tidak nyaman, baik bagi anak-anak maupun anggota keluarga besar lainnya,” ujar Misyal. Pihak keluarga berharap agar publik bisa lebih bijak dalam menyerap informasi dan menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berjalan demi menjaga integritas dan ketenangan mental anak-anak yang tidak berdosa dalam konflik ini.

Tentang Penulis
Darman
Darman