Ruben Onsu Meradang Soal Tudingan Nafkah, Tantang Sarwendah Serahkan Hak Asuh Anak
Senin, 01 Jun 2026 11:34 WIB
Kabarmalam.com — Panggung hiburan tanah air kembali diguncang oleh babak baru perseteruan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah. Setelah sekian lama memilih bungkam, Ruben akhirnya memberikan respons menohok terkait tudingan yang menyebut dirinya berhenti mengirimkan nafkah dan menunggak biaya sekolah anak-anaknya.
Kabar miring ini bermula dari keluhan pihak Sarwendah yang merasa tidak lagi menerima sokongan finansial untuk perawatan anak sejak akhir tahun 2025. Namun, dalam sebuah wawancara melalui sambungan video call di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/5/2026), Ruben Onsu tampak tak lagi bisa menahan kegeramannya.
Jerih Payah Bertahun-tahun yang Seolah Terlupakan
Bagi Ruben, mempermasalahkan nafkah hanya berdasarkan rentang waktu enam bulan terakhir adalah hal yang menyakitkan. Ia mempertanyakan ke mana perginya apresiasi atas seluruh kerja keras dan nafkah anak yang telah ia kucurkan selama bertahun-tahun sebelumnya.
“Jadi kalau dibahas tentang nafkah ini, kalau baru cari nafkah 6 bulan… Kemarin-kemarin ketika jadi keringat, jerih payah, dan capek saya, itu larinya ke mana? Kenapa hanya dinilai dari 6 bulan terakhir?” cetus Ruben Onsu dengan nada getir.
Ruben menyayangkan narasi yang berkembang seolah-olah dirinya adalah sosok ayah yang lepas tangan. Ia merasa pernyataannya kali ini penting agar opini publik tidak terus menjadi bola liar yang menyudutkan posisinya sebagai kepala keluarga di masa lalu.
Tantangan Serahkan Hak Asuh Anak
Salah satu poin yang paling mengejutkan adalah reaksi Ruben terhadap klaim Sarwendah yang merasa berat membesarkan anak-anak sendirian tanpa bantuan finansial darinya. Tanpa ragu, presenter kondang ini memberikan tantangan terbuka kepada sang mantan istri.
“Ya sudah, kalau memang tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya. Saya yang akan membesarkan mereka sepenuhnya!” tegas Ruben. Ia menyatakan bahwa selama dua tahun terakhir, dirinya sengaja diam dengan harapan konflik ini mereda secara alami, namun kenyataannya justru sebaliknya.
Aksi Protes di Balik Penghentian Aliran Dana
Menanggapi isu biaya sekolah yang disebut macet, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, turut pasang badan. Minola mengungkapkan bahwa penghentian dana tersebut sebenarnya dimulai sejak Desember 2025 sebagai bentuk protes kliennya.
Menurut Minola, Ruben merasa kewajibannya sebagai ayah telah dijalankan bahkan melampaui standar yang ada, namun di sisi lain, hak-hak Ruben sebagai ayah justru kerap dipersulit. “Ruben berpikir, kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui seharusnya, tapi hakku aku nggak dapat. Ini adalah aksi protesnya,” jelas Minola.
Lebih lanjut, Minola membeberkan fakta mengejutkan mengenai besaran nafkah yang selama ini diberikan Ruben, yang mencapai angka fantastis sekitar Rp 225 juta per bulan. Angka tersebut dianggap sangat besar untuk ukuran mantan pasangan.
“Sekarang saya tanya, ada tidak suami yang masih menikah memberikan nafkah Rp 225 juta per bulan? Ini mantan loh, tapi tetap diberikan. Namun tetap saja dipersulit untuk bertemu anak,” pungkas Minola menutup klarifikasi Ruben Onsu tersebut.