Erin Taulany Beri Perlawanan Telak Terhadap Tudingan Eks ART: Siapkan Bukti CCTV 14 Titik!
Selasa, 19 Mei 2026 12:33 WIB
Kabarmalam.com — Rien Wartia Trigina, atau yang akrab disapa Erin Taulany, akhirnya memecah keheningan terkait perseteruannya dengan mantan asisten rumah tangga (ART), Herawati. Munculnya Herawati dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi III DPR RI pada Senin (18/5/2026) lalu memicu reaksi keras dari istri komedian kondang ini.
Bantahan Lewat Bukti Digital
Menghadapi tuduhan serius, Erin tidak tinggal diam. Ia mengklaim telah mengamankan bukti rekaman CCTV dari kediamannya untuk mematahkan setiap klaim yang dilayangkan sang mantan pekerja. Tak main-main, rekaman tersebut mencakup seluruh periode kerja Herawati secara komprehensif, mulai dari hari pertama ia menginjakkan kaki hingga hari terakhir ia meninggalkan rumah tersebut.
“Ini adalah bukti CCTV yang sudah saya pindahkan dari sistem di rumah ke hard disk. Rekaman ini mencakup durasi selama tiga minggu, mulai dari awal dia bekerja sampai detik terakhir dia keluar dari rumah saya,” tegas Erin saat memberikan keterangan pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Menjawab Tuduhan Kekerasan Fisik secara Terbuka
Di kediamannya, terdapat setidaknya 14 kamera pengawas yang memantau setiap sudut aktivitas selama 24 jam. Erin menegaskan bahwa semua momen yang dituduhkan sebagai tindak penganiayaan seharusnya terekam dengan jelas di sana jika memang benar terjadi. Dengan nada mantap, ia menepis klaim kekerasan fisik yang sempat menjadi konsumsi publik.
“Segala tuduhan yang menyebutkan saya menusuk dengan pisau, mencekik, mencakar, hingga memukul dia, semuanya ada di sini (dalam rekaman). Kita lihat saja faktanya,” ujarnya. Selain soal kontak fisik, Erin juga memberikan klarifikasi terkait insiden telepon seluler yang sempat menjadi polemik. Ia membantah keras telah membanting ponsel milik Herawati. Menurut versi Erin, ia hanya mengambil perangkat tersebut untuk diperiksa, dan aksi itu disaksikan oleh dua asisten rumah tangga lainnya yang hingga kini masih bekerja di rumahnya.
Pelanggaran Aturan Rumah: Masalah Kesehatan dan Etika
Lebih jauh, Erin mengungkapkan rasa kecewanya terhadap perilaku Herawati yang dinilai tidak disiplin dan tidak sopan. Salah satu poin utama yang menjadi pemicu gesekan adalah kebiasaan merokok di dalam rumah. Bagi Erin, menjaga kesehatan keluarga adalah prioritas utama yang tidak bisa dinegosiasikan, mengingat tidak ada anggota keluarganya yang merokok.
“Saya sudah tegaskan sejak awal, di rumah ini tidak ada yang boleh merokok. Namun, saya mengantongi bukti bahwa dia merokok di area dapur saya. Hal ini tentu sangat mengganggu, terutama bagi anak-anak,” ungkap ibu tiga anak tersebut. Ia juga menambahkan bahwa selama ini staf rumah tangga lainnya selalu patuh pada aturan, dan hanya Herawati yang melakukan pelanggaran meski sudah diperingatkan sejak hari-hari pertama bekerja.
Langkah Hukum Demi Memulihkan Martabat
Bagi Erin, tindakan Herawati yang mengadu ke DPR RI hingga tampil di berbagai platform media sosial dianggap sebagai bentuk pembunuhan karakter yang sistematis. Ia merasa integritas dan nama baiknya telah dirusak secara sepihak di hadapan masyarakat luas.
“Saya harus memperjuangkan nama baik saya yang sudah dirusak. Ini jelas pembunuhan karakter. Dia muncul di mana-mana, di podcast, bahkan sampai ke DPR, bukan?” pungkasnya. Erin memastikan akan terus menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus hukum ini hingga tuntas demi mendapatkan keadilan yang sebenar-benarnya.