Bukan Sekadar Cinta, Ini Alasan Jennifer Coppen Mantap Menuju Pelaminan Bersama Justin Hubner
Selasa, 19 Mei 2026 18:35 WIB
Kabarmalam.com — Membuka lembaran baru dalam hidup bukanlah perkara mudah, namun bagi aktris cantik Jennifer Coppen, keyakinan itu kini telah berlabuh pada sosok pesepak bola muda berbakat, Justin Hubner. Di tengah sorotan publik yang penasaran, bintang film Generasi 90an: Melankolia ini akhirnya berbagi cerita mengenai alasan mendalam yang membuatnya mantap untuk kembali membangun mahligai rumah tangga.
Bagi Jennifer, keputusan untuk menerima pinangan pria yang akrab disapa Jussa itu bukan sekadar urusan romansa pribadi. Ada faktor yang jauh lebih krusial di atas segalanya: kehadiran figur ayah bagi putri semata wayangnya, Kamari Sky Wassink. Kehilangan mendiang Dali Wassink pada Juli 2024 lalu meninggalkan ruang hampa yang besar, dan secara mengejutkan, Justin Hubner hadir mengisi celah tersebut dengan kehangatan yang tulus.
Figur Ayah yang Mengingatkan pada Mendiang Dali Wassink
Pemain belakang andalan Timnas Indonesia yang baru menginjak usia 22 tahun itu dinilai memiliki kedekatan emosional yang luar biasa dengan Kamari. Jennifer mengungkapkan bahwa perlakuan Justin terhadap sang putri sering kali membangkitkan memori indah tentang cara mendiang suaminya dulu mengasuh buah hati mereka.
“Ya itu, figur kebapakannya. Bisa dilihat dia hampir mirip kayak papanya Kamari ya, Papa Dali gitu. Jadi memang dia sangat menyayangi Kamari walaupun Kamari ini bukan darah daging dia sendiri,” ujar Jennifer dengan nada haru saat ditemui di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Prioritas Utama: Kebahagiaan Kamari
Bagi selebriti kelahiran 2001 ini, cara seorang pria memperlakukan anaknya adalah ujian tertinggi. Jennifer mengaku telah menetapkan standar yang tegas dalam mencari pendamping hidup: sang pasangan harus bisa menerima dan mencintai Kamari sepenuhnya. Tanpa syarat itu, hubungan tidak akan pernah berlanjut.
“Melihat itu tuh benar-benar apa ya, itu sih yang bikin aku ‘nge-lock’. Bukan gimana dia memperlakukan aku, tapi lebih ke gimana dia memperlakukan anak aku. Karena aku pernah bilang ke diri aku sendiri kalau pasangan aku selanjutnya nggak bisa terima anak aku, aku nggak bakal mau sama dia,” tegasnya mengenai prinsip hidupnya.
Kedewasaan di Usia Muda
Selain ikatan batin dengan sang anak, Jennifer Coppen juga dibuat terpana oleh tingkat kedewasaan Justin. Meski secara usia tergolong masih sangat muda untuk memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga, Justin membuktikan bahwa aura kebapakan dan sifat family man-nya muncul secara natural tanpa dibuat-buat.
“Family man banget, banget-banget. Dari awal sudah welcome banget, bahkan aku syok kayak awal kenal tuh dia sudah benar-benar langsung keluar aura kebapakannya, padahal bisa dibilang Justin tuh masih muda banget ya,” tambahnya lagi dengan binar mata bahagia.
Iri yang Membahagiakan
Kini, menjelang hari bahagia mereka, hubungan antara Justin dan Kamari semakin erat. Jennifer bahkan berseloroh sering merasa sedikit “cemburu” karena kini sang putri sering kali lebih memilih untuk bermanja-manja dengan calon ayah barunya ketimbang dirinya.
“Kadang-kadang cemburu kayak ngerasa nih anaknya biasanya nempel sama gue, sekarang nempel sama Papa Jussa. Tapi nggak sih, aku malah senang melihat mereka bonding. Kamari benar-benar perlu figur bapak,” pungkas Jennifer menutup percakapan.
Kisah ini menjadi bukti bahwa cinta sejati bukan hanya tentang menyatukan dua hati, melainkan juga tentang bagaimana merangkul masa lalu dan membangun masa depan bersama dengan penuh kasih sayang.